ADVERTISEMENT

Bagaimana Peluang Lolos Inter Milan, Conte?

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 04 Nov 2020 12:11 WIB
Inter Milans Italian coach Antonio Conte gestures during the UEFA Champions League group B football match between Real Madrid and Inter Milan at the Alfredo di Stefano stadium in Valdebebas, on the outskirts of Madrid, on November 3, 2020. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)
Pelatih Antonio Conte masih optimistis dengan peluang lolos Inter Milan. (Foto: AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
Madrid -

Kekalahan dari Real Madrid mengikis peluang lolos Inter Milan dari babak grup Liga Champions. Pelatih Inter Antonio Conte masih optimistis dengan kans timnya.

Nerazzurri pulang tanpa poin dari lawatannya ke Valdebebas, Rabu (4/11/2020) dinihari WIB. Melakoni matchday ketiga, Inter setelah tumbang di tangah Madrid dengan skor akhir 2-3.

Di pertandingan itu, Inter Milan mampu menyamakan skor setelah sempat tertinggal dua gol dari Los Blancos. Akan tetapi, pemain pengganti Rodrygo menjadi momok tim tamu usai mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-80.

Hasil itu meneruskan puasa kemenangan Inter sekaligus menempatkan mereka di dasar klasemen sementara Grup B dengan perolehan dua poin. Inter berjarak dua poin dari Madrid (3) dan Shakhtar Donetsk (2), dan tiga poin dari Borussia Moenchengladbach di puncak.

Fase grup Liga Champions tinggal menyisakan tiga pertandingan: melawan Madrid (kandang), Gladbach (tandang), dan Shakhtar (kandang). Kesempatan yang mesti dimaksimalkan Inter Milan untuk melaju ke fase knockout.

"Masih ada sembilan poin untuk direbut. Kami tahu kok ini adalah grup tersulit di Liga Champions," Conte mengungkapkan dikutip dari situs resmi Inter.

"Kami memiliki tiga pertandingan sisa dan kami akan melakukan segalanya untuk lolos ke babak berikutnya karena tim ini sudah membuktikan bahwa kami bisa melawan siapapun. Mungkin dengan lebih banyak keberuntungan. Kami perlu terus bekerja, dan menyadari kami ada di jalur yang benar."

Antonio Conte menyesalkan kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam kekalahan Inter Milan. Detail-detail yang menjadi pembeda.

"Kami menghadiahi mereka kedua golnya. Sebuah backpass yang keliru dan sebuah pelanggaran pada Hakimi oleh Mendy. Kemudian Ramos mengalahkan kami; kami tahu dia bagus dalam situasi seperti itu dan mestinya dia dikawal lebih ketat. Tim perlu lebih memperhatikan detail-detail karena hal itu membuat perbedaan di level seperti ini," Antonio Conte menyimpulkan.

(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT