sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 05 Nov 2020 13:07 WIB

Statistik Buruk Bruno Fernandes Lawan Istanbul Basaksehir

Kris Fathoni W - detikSport
ISTANBUL, TURKEY - NOVEMBER 04: Martin Skrtel of Istanbul Basaksehir  battles for possession with in the air with Bruno Fernandes of Manchester United  during the UEFA Champions League Group H stage match between Istanbul Basaksehir and Manchester United at Basaksehir Fatih Terim Stadyumu on November 04, 2020 in Istanbul, Turkey. Sporting stadiums around Turkey remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Burak Kara/Getty Images) Statistik Buruk Bruno Fernandes Lawan Istanbul Basaksehir. (Foto: Getty Images/Burak Kara)
Jakarta -

Bruno Fernandes ikut kena sorotan setelah Manchester United kalah dari markas Istanbul Basaksehir. Apalagi terungkap pula statistiknya yang buruk di laga tersebut.

Di partai matchday ketiga, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB, Manchester United menelan kekalahannya yang pertama di Liga Champions musim ini. Setelah menang atas Paris Saint-Germain dan RB Leipzig, Setan Merah tunduk 1-2 di markas Istanbul Basaksehir.

Satu-satunya gol the Red Devils di laga tersebut dicetak oleh Anthony Martial. Itu pun setelah Man United ketinggalan dua gol lebih dulu.

Salah satu yang dapat sorotan adalah Bruno Fernandes. Bukan apa-apa, itu tak lepas dari besarnya ekspektasi yang disandang pemain asal Portugal tersebut karena sudah rutin jadi pemain andalan MU sejak digaet dari Sporting CP bulan Januari lalu.

Baca juga: Aduh-aduh, MU

Namun, Bruno Fernandes bukan cuma tak kuasa menginspirasi permainan Manchester United di kandang Istanbul Basaksehir. Statistiknya pun buruk.

Whoscored mencatat, akurasi operan Bruno Fernandes sepanjang laga cuma di kisaran 73,8 persen. Jauh di bawah Donny van de Beek yang punya akurasi operan 93 persen. Di sepertiga akhir lapangan, bahkan cuma ada 63,5 persen operan yang dituntaskan Fernandes.

Ada 84 operan yang dilepaskan Bruno Fernandes, tapi tak ada satu pun yang benar-benar mengancam lawan alias jadi sebuah operan kunci. Enam umpan silang yang ia lepaskan pun semuanya tidak akurat.

Bruno Fernandes paling tidak berhasil mencatatkan satu tembakan on target, walaupun itu terjadi dari total empat percobaan. Bahkan, parahnya lagi, StatmanBains menyebut bahwa ada 34 kali Bruno Fernandes kehilangan bola.



Seiring dengan hal itu Manchester United kini sudah menelan dua kekalahan beruntun di seluruh ajang, yakni lawan Arsenal dan kemudian Istanbul Basaksehir. Apakah ada masalah krisi kepercayaan diri? Bruno Fernandes bilang tidak.

"Setelah dua kekalahan, sulit untuk berpikir atau bicara mengenai hal ini," katanya kepada MUTV, saat ditanya apakah United kesulitan mencari kepercayaan diri pada saat ini.

"Tapi kami harus mengingat kalau baru sepekan lalu semua orang bilang kami melaju dengan baik dan menjalani laga-laga dengan luar biasa, kami menang lawan Newcastle, PSG, kami mengalahkan Leipzig dan kami mengimbangi Chelsea, tapi poin kami di liga tidaklah mencerminkan raihan yang kami mau."

"Sebenarnya penting untuk meraih kemenangan pada hari ini agar kami nyaman di papan klasemen. Tapi situasi tetap sama, kami harus menjalani semua laga untuk berusaha menang dan sekarang pun tidaklah berbeda di Liga Champions, kami masih di posisi bagus. Di liga, posisi kami tidak bagus, kami harus lebih baik dan melakukan sesuatu di laga berikutnya," tutur Bruno Fernandes.

Walaupun kalah dari Istanbul Basakshehir, Manchester United masih memuncaki klasemen Liga Champions di grupnya dengan enam kemenangan. Sementara di Premier League, MU kini menempati posisi ke-15 dan akan dijamu Everton akhir pekan ini.

(krs/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com