sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 25 Nov 2020 12:35 WIB

Tekad Lazio Ulangi Capaian 20 Tahun Lalu di Liga Champions

Adhi Prasetya - detikSport
ROME, ITALY - NOVEMBER 24: Ciro Immobile of SS Lazio celebrate a third goal a pemalty with his team mates during the UEFA Champions League Group F stage match between SS Lazio and Zenit St. Petersburg at Stadio Olimpico on November 24, 2020 in Rome, Italy. (Photo by Marco Rosi - SS Lazio/Getty Images) Lazio sedikit lagi lolos ke 16 besar Liga Champions. Foto: Getty Images/Marco Rosi - SS Lazio
Roma -

Lazio sedikit lagi lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. Mereka punya kans mengulangi pencapaian terbaik mereka dua dekade silam.

Pada matchday keempat Grup F Liga Champions, Rabu (25/11/2020) dini hari WIB, Lazio berhasil menumbangkan Zenit St. Petersburg 3-1 di kandang sendiri. Ciro Immobile mencetak dua gol kemenangan (3', 55'), satu gol sisanya dibuat Marco Parolo (22').

Sementara Zenit cuma bisa menipiskan kekalahan lewat Artem Dzyuba (25'). Hasil ini membuat Biancoceleste belum terkalahkan di empat laga, dengan meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Lazio saat ini berada di peringkat kedua dengan 8 poin, kalah satu angka dari Borussia Dortmund yang memiliki 9 poin, hasil tiga kali menang dan sekali kalah dari Lazio.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Club Brugge yang baru mengemas 4 poin. Dengan dua laga sisa, Lazio perlu satu kemenangan lagi untuk menyegel tiket ke 16 besar, sekaligus mengulangi apa yang mereka lakukan sekitar 20 tahun lalu.

Ketika itu, Lazio berhasil lolos ke 16 besar (dulu fase grup kedua), dan akhirnya mampu mencapai perempatfinal sebelum tumbang di tangan Valencia. Pelatih Lazio Simone Inzaghi ikut menjadi bagian tim Elang Ibu Kota pada periode tersebut, bermain sebagai striker.

18 Apr 2000:  Pavel Nedved (R) of Lazio and Gaizka Mendieta (L) of Valencia clash during the UEFA Champions League quarter-final second leg at the Stadio Olympico in Rome, Italy.  Lazio won the match 1-0.  Mandatory Credit: Alex Livesey /AllsportLazio terakhir kali bermain di fase gugur Liga Champions di musim 1999/2000, saat itu masih diperkuat sejumlah bintang, salah satunya Pavel Nedved. Foto: Getty Images/Alex Livesey

Meski langkah Gli Aquilotti melanju ke fase gugur belum terjamin, apalagi mereka masih harus melawan Borussia Dortmund di matchday kelima, namun optimisme dalam tim cukup terasa.

"Kami berhasil menang dan mengambil langkah maju ke kualifikasi, jadi seluruh tim berhak mendapat ucapan selamat. Saat kami menang seperti ini, tim kami membuat perbedaan. Kami terus berkembang dan mentalitas ini yang perlu dijaga," kata Parolo kepada Mediaset.

"Kamu tahu pentingnya apa yang sedang kami lakukan saat ini. Ada dua laga krusial menanti dan kami ingin lolos ke fase gugur secepat mungkin," jelas pemain 35 tahun itu soal peluang lolos Lazio.

(adp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com