sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 02 Des 2020 07:20 WIB

Zidane Menolak Menyerah

Putra Rusdi K - detikSport
Real Madrids head coach Zinedine Zidane follows the game during the Champions League, Group B, soccer match between Shakhtar Donetsk and Real Madrid at the Olimpiyskiy Stadium in Kyiv, Ukraine, Tuesday, Dec. 1, 2020. (AP Photo/Efrem Lukatsky) Zidane menolak menyerah meski Real Madrid berada dalam periode buruk (Foto: AP/Efrem Lukatsky)
Kiev -

Kekalahan 0-2 dari Shakhtar Donetsk membuat Real Madrid tenggelam dalam periode buruk. Namun, Zinedine Zidane menolak menyerah dengan takkan mengundurkan diri.

Madrid takluk 0-2 dari Shakhtar Dontesk pada matchday kelima Grup B Liga Champions berlangsung di NSC Olimpiyskiy, Kiev, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB. Dua gol kemenangan juara Ukraina ini dibuat oleh Dentinho (menit ke-57) dan Manor Salomon (82').

Hasil tersebut membuat nasib Madrid di Liga Champions akan ditentukan pada matchday terakhir Grup B. Los Blancos saat ini menempati peringkat kedua dengan tujuh angka. Poin mereka sama dengan Shakhtar tapi kalah head to head, serta terpaut satu angka dari Borussia Moenchengladbach di puncak klasemen.

Madrid juga semakin tenggelam dalam periode buruk akibat akibat kekalahan di markas Shakhtar ini. Mereka hanya menang sekali dalam lima laga terakhir.

Sebelum hasil buruk melawan Shakhtar, Madrid juga kalah dari Deportivo Alaves 1-2, Valencia 1-4 serta seri 1-1 dengan Villarreal. Satu-satunya kemenangan Madrid terjadi saat mereka membungkam Inter 2-0 pada matchday keempat Grup B.

Meski situasinya serba sulit, pelatih Madrid, Zinedine Zidane menolak untuk menyerah dengan takkan mengundurkan diri. Ia menilai masih ada harapan untuk Madrid melihat dari permainan mereka di laga kontra Shakhtar.

Madrid sebenarnya mampu tampil dominan saat menghadapi Shakhtar dengan mencatatkan 58 persen penguasaan bola dan membuat 15 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang. Namun, mereka tak cukup baik dalam penyelesaian akhir.

"Saya tidak akan mengundurkan diri, (itu) tidak ada gunanya," kata Zidane dikutip dari Marca.

"Kami sangat bagus di babak pertama, tapi kami gagal mencetak gol. Kami menekan dengan baik, bermain bagus ... Bola tidak ingin menjadi gol. Kami memiliki peluang, (kami membentur) tiang ... dan kemudian segalanya menjadi rumit."

"Saya masih kuat dan akan memberikan segalanya. Saya pikir kami pantas menang. Kami punya peluang. Kami tidak bisa membiarkan kepala kita terus menunduk. Ini hasil yang buruk, tapi kita harus terus maju," jelas pelatih asal Perancis ini.



Simak Video "Kok Bisa Shakhtar Kalahkan Real Madrid Dua Kali?"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com