Betapa Bahagianya Gianluigi Buffon

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 09 Des 2020 22:15 WIB
BARCELONA, SPAIN - DECEMBER 08: Gianluigi Buffon of Juventus looks on during the UEFA Champions League Group G stage match between FC Barcelona and Juventus at Camp Nou on December 08, 2020 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by David Ramos/Getty Images)
Betapa Bahagianya Gianluigi Buffon (Getty Images/David Ramos)
Barcelona -

Gianluigi Buffon top banget, membawa Juventus menang 3-0 atas Barcelona. Gawangnya tak ternoda di usia yang sudah cukup tua.

Juventus menang 3-0 dalam lawatan ke Camp Nou saat menghadapi Barcelona pada matchday terakhir Grup G Liga Champions, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan Si Nyonya Tua lahir dari dua penalti Cristiano Ronaldo dan sepakan voli Weston McKennie.

Tim asal Turin ini sekaligus mampu menutup fase grup dengan status pemuncak klasemen Grup G dengan raihan 15 angka. Mereka unggul head to head dari Barcelona.

Gianluigi Buffon yang sudah berusia 42 tahun tampil gemilang mengawal gawang Juventus. Dikutip dari Opta, Buffon membuat tujuh penyelamatan yang semuanya dari ancaman Lionel Messi.

Kegemilangan Buffon ini membuat Messi menorehkan catatan buruk. Dia menjadi pemain yang tak bisa mencetak gol dengan percobaan tendangan ke arah gawang terbanyak (7 shoot on target) dalam satu laga sejak Liga Champions 2003/2004.

Keduanya lalu bertukar jersey setelah laga. Buffon memang terlihat begitu bahagia kala peluit akhir dibunyikan.




Gianluigi Buffon begitu senang dengan penampilan tim-timnya. Baginya, kemenangan atas Barcelona bukanlah karena dirinya semata.

"Dengan kekuatan, tujuan, identitas, dan bermain dengan sepenuh hati, kami memenangi pertandingan ini. Kami adalah tim yang kuat," kata Buffon seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

"Hasil ini begitu sensasional. Kami sempat kalah dari mereka di pertemuan pertama dan kami lantas bermain dengan penuh percaya diri," lanjutnya.

"Kemenangan ini tidak terjadi secara kebetulan," tambahnya.

Gianluigi Buffon memang bukan jadi pilihan utama pelatih Andrea Pirlo musim ini. Buffon baru dimainkan tiga kali di Serie A dan sekali di Liga Champions.

Maka bisakah musim ini, Buffon untuk pertama kalinya merasakan titel juara Liga Champions?

(aff/cas)