Bawa Red Star Tahan Milan, Stankovic Serasa Lakoni Derby Milan

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 19 Feb 2021 09:40 WIB
BELGRADE, SERBIA - FEBRUARY 18: Guelor Kanga of Crvena Zvezda (C) celebrates after scoring their sides first goal with Dejan Stankovic, manager of Crvena Zvezda during the UEFA Europa League Round of 32 match between Crvena Zvezda and AC Milan at Rajko Mitic Stadium on February 18, 2021 in Belgrade, Serbia. Sporting stadiums around Serbia remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Srdjan Stevanovic/Getty Images)
Dejan Stankovic serasa lakoni Derby Milan usai bahwa Red Star Belgrade imbangi AC Milan (Foto: Getty Images/Srdjan Stevanovic)
Belgrade -

Pelatih Red Star Belgrade Dejan Stankovic memuji timnya yang mampu menahan AC Milan. Legenda Inter Milan tersebut merasa duel ini layaknya Derby Milan untuknya.

Red Star Belgrade yang mengakhiri laga dengan 10 pemain mampu menahan imbang Milan 2-2 di Rajko Mitic Stadium pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB. Tim tamu membuka keunggulan di menit ke-43 berkat bunuh diri Radovan Pankov.

Red Star sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-52 dari penalti Guelor Kanga. Namun , Hasil imbang 1-1 hanya bertahan lima menit.

Pada menit ke-52, Milan giliran yang mendapat hadiah titik putih yang bisa dituntaskan Theo Hernandez menjadi gol. Saat tertinggal 1-2, situasi semakin sulit untuk Red Star usai Milan Rodic yang mendapat kartu kuning kedua di menit ke-77.

Meski kalah jumlah pemain, tuan rumah enggan menyerah begitu saja. Mereka mampu menyamakan kedudukan di menit akhir lewat Milan Pavkov.

Pelatih Red Star, Dejan Stankovic memuji semangat juang anak asuhannya untuk bisa menahan Milan. Ia begitu bangga dengan hasil imbang ini.

Duel kontra Milan terbilang emosional untuk Stankovic. Pasalnya, pria 41 ini merupakan legenda rival sekota Rossoneri Inter Milan.

Stankovic membela Nerazzurri dari 2004 hingga pensiun pada 2013. Ia bahkan menganggap duel melawan Milan ini layaknya Derby Milan atau yang biasa disebut Derby della Madoninna.

Ia kini menanti Derby della Madoninna yang sesungguhnya akhir pekan ini, Minggu (21/2). Stankovic tentu berharap perjuangannya merepotkan Milan mampu dilanjutkan Si Ular.

"Milan mematikan dan sangat cepat dalam serangan balik. Namun, kami tidak pernah menyerah. Saya senang untuk hasil yang diraih para pemain," ujar Stankovic dikutip dari Football Italia.

"Ini seperti derby bagi saya, lalu kita akan lihat apa yang terjadi dengan yang derby yang sesungguhnya pada hari Minggu," jelasnya.

Usai Derby della Madoninna, Milan akan menghadapi Red Star pada leg kedua (26/2). Stankovic bakal kembali ke San Siro tentu dengan tekad meraih kemenangan untuk menyingkirkan Il Diavolo.



Simak Video "Kartu Merah Ibrahimovic Bikin Rumit AC Milan"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)