Jungkalkan Juventus, FC Porto Sekumpulan Pemain Pemberani

Lucas Aditya - Sepakbola
Rabu, 10 Mar 2021 14:05 WIB
TURIN, ITALY - MARCH 09: Sergio Oliveira of Porto celebrates victory with Sergio Conceicao, Head Coach of Porto after the UEFA Champions League Round of 16 match between Juventus and FC Porto at Juventus Arena on March 09, 2021 in Turin, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Jungkalkan Juventus dari Liga Champions, FC Porto sekumpulan pemain pemberani. (Foto: Getty Images/Valerio Pennicino)
Turin -

FC Porto menjungkalkan Juventus dari ajang Liga Champions. Do Dragao disebut sebagai sekumpulan pemain sepakbola pemberani.

Porto melaju ke perempatfinal Liga Champions 2020/2021. Agregrat Juventus vs Porto 4-4, tapi wakil Portugal itu unggul agresivitas gol di kandang lawan.

Porto memang tumbang 2-3 di leg II babak 16 besar di Allianz Stadium, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB. Pertarungan itu berlangsung sampai babak tambahan, padahal Porto bermain 10 pemain sejak menit ke-54 karena Mehdi Taremi mendapat kartu kuning kedua.

Porto unggul lebih dulu via penalti Sergio Oliveira pada menit ke-19. Federico Chiesa membawa Bianconeri berbalik unggul dengan gol pada menit ke-49 dan ke-63.

Saat laga lanjut ke babak tambahan, Sergio Oliveira menghancurkan Juve dengan gol pada menit ke-115. Juve memang bisa membalas via Adrien Rabiot, tak cukup untuk membawa mereka lolos ke babak berikutnya.

Pelatih Porto, Sergio Conceicao, mengomentari perjuangan anak-anak asuhnya.

"Saya mempunyai grup pemain yang berani, yang mengintrepetasikan apa yang kami inginkan dengan cara terbaik, melwan tim dengan pemain-pemain di level sangat tinggi," kata Conceicao di situs UEFA.

"Kami banyak mengalami kesulitan, tapi juga membuat Juventus kesulutan. Kami benar-benar sebuah tim."

"Selamat unruk semua pemain, mereka menyelesaikan pekerjaan fantastis. Setelah Taremi dikeluarkan, kami menunjukkan DNA FC Porto. Kami tak pernah berhenti yakin --ini DNA FC Porto yang sebenarnya," kata dia menambahkan.

Porto sudah menjalani 8 laga di Liga Champions musim ini. Rekor mereka 5 kali menangm 1 kali imbang dam 2 kali tumbang.



Simak Video "Liverpool Latah Ingin Gaet Chiesa, Juventus Menolak!"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)