sepakbola

Ibrahimovic Sesalkan Satu Kesalahan yang Bikin Milan Didepak MU

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video Infografis

Ibrahimovic Sesalkan Satu Kesalahan yang Bikin Milan Didepak MU


Rifqi Ardita Widianto - detikSepakbola

AC Milan tersingkir di babak 16 besar Liga Europa oleh Manchester United. (Foto: Getty Images/Emilio Andreoli)
AC Milan tersingkir di babak 16 besar Liga Europa oleh Manchester United. (Foto: Getty Images/Emilio Andreoli)
Jakarta -

Zlatan Ibrahimovic merasa AC Milan tidak layak tersingkir dari Liga Europa. Rossoneri gagal karena sebuah kesalahan usai tampil apik di dua pertemuan.

AC Milan kalah 0-1 dari Manchester United di San Siro, Jumat (19/3/2021) dini hari WIB pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa. Gol tunggal Paul Pogba memastikan MU lolos ke perempatfinal dengan agregat 2-1.

Banner Milan Vs MU di Liga Europa

Tuan rumah tampil dengan skuad cukup terbatas, menyusul absennya Rafael Leao, Ante Rebic, Alessio Romagnoli, Davide Calabria, dan Mario Mandzukic. Zlatan Ibrahimovic juga tak jadi starter dan memulai dari bangku cadangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samu Castillejo diplot sebagai false nine. Meski serba terbatas, Milan relatif mampu mendominasi MU. Kedua tim sama-sama punya empat peluang, tapi Milan tampak lebih prospektif saat menyerang.

Hanya saja Manchester United bisa memanfaatkan salah satunya untuk jadi gol, dan itu juga tak lepas dari kesalahan pertahanan Milan. Soualiho Meite gagal menyapu bola di kotak penalti hingga dimanfaatkan Paul Pogba jadi gol.

ADVERTISEMENT

"Ada kekecewaan besar, karena kami tampil baik dalam dua leg, kami membuat satu kesalahan dan kebobolan satu gol ini. Kami seharusnya lebih memaksimalkan peluang-peluang kami," ungkap Zlatan Ibrahimovic kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia.

"Kami tidak layak tersingkir, tapi beginilah sepakbola. Anda belajar dari momen-momen negatif dan memakainya untuk tumbuh. Kami bergerak maju dan musim belumlah selesai."

"Kami harus bangkit dengan lebih kuat di Serie A, belajar dari kesalahan-kesalahan kami dan terus berkembang. Saya ingin bermain untuk memenangi sesuatu, kami di posisi dua, dan harus terus seperti ini untuk mencoba memenangi Scudetto," imbuh penyerang gaek berusia 39 tahun ini.


(raw/krs)











Hide Ads