Umpatan Monyet Terlontar di Laga Rangers vs Slavia Praha

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 20 Mar 2021 21:30 WIB
Rangers Glen Kamara, center, is held back by teammates as he reacts near the end of the Europa League Round of Sixteen soccer match between Rangers and Slavia Prague, at Ibrox Stadium, in Glasgow, Scotland,  Thursday March 18, 2021. (Andrew Milligan/PA via AP)
Ribut-ribut Glen Kamara dan Ondrej Kudela dalam laga Rangers vs Slavia Praha di babak 16 besar Liga Europa. (Foto: Andrew Milligan/PA via AP)
Glasgow -

Pemain Rangers, Glen Kamara, mengaku dikatai monyet oleh Ondrej Kudela, pemain Slavia Praha, dalam keributan di Liga Europa. Begini pengakuannya.

Ada momen panas di leg kedua babak 16 besar Liga Europa. Laga Rangers vs Slavia Praha di Ibrox Stadium, Glasgow, Jumat (19/3/2021) dini hari WIB diwarnai ribut-ribut.

Adalah Glen Kamara, gelandang Rangers, dengan Ondrej Kudela, bek Slavia Praha, yang ribut. Keduanya saling dorong jelang pertandingan tuntas.

Usut punya usut, Kamara mengaku Kudela melontarkan kata-kata rasis kepadanya. Keributan yang berbuntut panjang, dengan kabarnya pemain Slavia Praha sampai gantian dihajar di lorong pemain.

Kamara kemudian membuat pernyataan. Ia mengaku dibisiki kata-kata tak pantas, yakni mengatainya monyet.

"Selama pertandingan kemarin dengan Slavia Prague, Kudela berdebat dengan pemain Rangers. Setelah aku mencoba menengahi, dia menyuruhku untuk diam dan kemudian berkata 'satu detik temanku," kata Kamara dalam rilisnya.

"Dia kemudian mendatangiku untuk menutupi mulutnya, mendekat ke telingaku, dia mengucapkan kata-kata "Kamu monyet sialan, kamu tahu, kamu," katanya.

"Saya terkejut dan ngeri mendengar pelecehan rasis dari seorang pemain sepak bola profesional. Klaim Kudela dia hanya mengumpat padaku dan berkata 'Kau pria brengsek' adalah benar-benar kebohongan, yang tidak bisa dilihat dengan seksama," kata Kamara dalam pernyataannya.

Manajer Rangers, Steven Gerrard, juga mengutuk aksi rasisme kepada Kamara. Namun, bantahan sempat dilontarkan presiden Slavia Praha, Jaroslav Tvrdik. UEFA sendiri akhirnya menggelar investigasi terkait insiden di laga itu, yang dimenangkan Slavia Praha 2-0.

(yna/krs)