Derita Alexander-Arnold Lawan Madrid Bukti Vitalnya Henderson

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 09 Apr 2021 07:40 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 06: Vinicius Junior of Real Madrid (L) celebrates after scoring their teams third goal during the UEFA Champions League Quarter Final match between Real Madrid and Liverpool FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 06, 2021 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)
Absennya Jordan Henderson bikin Trent Alexander-Arnold jadi bulan-bulannya lawan Real Madrid (to: Getty Images/Fran Santiago)
Madrid -

Keberhasilan Real Madrid mengeksploitasi posisi Trent Alexander-Arnold tak lepas dari absennya Jordan Henderson. Pendapat tersebut diungkapkan oleh Joe Cole.

Liverpool ditumbangkan Real Madrid 1-3 di Estadio Alfredo Di Stefano pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan Los Blancos lahir dari brace Vinicius Junior dan torehan Marco Asensio. Sementara, The Reds hanya bisa membalas lewat Mohamed Salah.

Performa Trent Alexander-Arnold menjadi sorotan di laga ini. Hal ini tak lepas karena dua gol awal El Real lahir dari andil kesalahan bek kanan 22 tahun tersebut.

Pada gol pertama, Alexander-Arnold tak mampu mengantisipasi umpan panjang Toni Kroos. Vinicius dengan kecepatannya bisa menyongsong umpan yang berada di antara Alexander-Arnold dan Nathaniel Phillips tersebut untuk kemudian mencetak gol.

Umpan panjang Kroos kembali menyulitkan Alexander-Arnold saat gol kedua. Umpan Kroos kepada Ferland Mendy tak cukup baik dihalau Alexander-Arnold hingga back pass-nya ke Alisson terlalu lemah. Asensio bisa menyerobot bola untuk mengkonversinya menjadi gol.

Alexander-Arnold benar-benar dieksplotasi pasukan Zinedine Zidane di laga ini. Madrid dengan baik memanfaatkan gaya main pemain asal Inggris ini yang kerap membantu serangan. Umpan panjang Kroos dan kecepatan Vinicius begitu sulit dibendung Alexander-Arnold.

Mantan pemain Chelsea dan timnas Inggris, Joe Cole, menilai keberhasilan Madrid mengekploitasi posisi Alexander-Arnold tak lepas dari absennya Jordan Henderson. Pasalnya, kapten Liverpool tersebut biasanya dengan baik melakukan cover saat Alexander-Arnold naik ke depan.

Peran ini mampu dijalankan Henderson baik saat menjadi gelandang bertahan maupun bek tengah. Dikutip dari WhoScored, Henderson menjadi pemain Liverpool dengan rataan intersep terbanyak di Liga Inggris dengan 1,6 intersep per laga.

"Saya pikir Alexander-Arnold sangat merindukan Henderson. Anda meremehkan pekerjaan yang dilakukan Henderson. Dia memiliki kemampuan (menutup posisinya)," ujar Joe Cole dikutip dari Liverpool Echo.

"Artinya, sekarang Trent harus menerka-nerka kapan dia akan maju. Dia ragu apakah dia bisa maju atau tidak. Keraguan sepersekian detik itu menempatkannya dalam posisi yang tidak nyaman," ungkapnya.

Henderson sendiri harus absen di laga kontra Madrid akibat mengalami cedera paha. Ia sudah absen dalam lima laga Si Merah akibat cedera tersebut.



Simak Video "Prediksi Liverpool VS Real Madrid Bersama Bigreds dan Madridista Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)