Tak Ada Gelar untuk Liverpool Musim Ini

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 15 Apr 2021 06:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 14: Mohamed Salah of Liverpool looks dejected following the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Liverpool FC and Real Madrid at Anfield on April 14, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Liverpool Dipastikan Tanpa Gelar Musim Ini. Foto: Getty Images/Michael Regan
Liverpool -

Tak ada trofi untuk Liverpool di musim ini. Kekalahan di Liga Champions memastikan The Reds harus menuntaskan musim ini tanpa gelar apapun.

Perjalanan Liverpool musim ini memang bak roller coaster. Sempat memuncaki klasemen Liga Inggris di akhir 2020, penampilan Mohammed Salah dkk justru merosot drastis setelahnya.

Badai cedera, khususnya di sektor bek, membuat tim asuhan Juergen Klopp kelimpungan. Akibatnya, trofi pun satu per satu lepas dari genggaman.

Kekalahan adu penalti atas Arsenal di Community Shield pada Agustus lalu tak tampak seperti bencana. Begitu pula saat tersingkir di Piala Liga Inggris dari lawan yang sama pada Oktober, juga lewat adu penalti.

Sebab saat itu Liverpool masih tampil meyakinkan di Premier League dan Liga Champions. Sehingga keraguan belum tampak. Namun saat memasuki tahun baru, ban Liverpool mulai aus.

Kekalahan datang silih berganti. Anfield tak lagi angker. Tim sekelas Brighton & Hove Albion dan Burnley pun mampu menaklukkannya.

Delapan kekalahan di Liga Inggris pada tahun 2021 memastikan Liverpool secara matematis tak mungkin lagi mempertahankan gelar juara. Di Piala FA, napas mereka tak bertahan lama setelah takluk dari Manchester United di putaran keempat.

Liga Champions praktis menjadi harapan terakhir. Di tengah periode negatif, Liverpool berhasil melaju ke babak delapan besar. Tapi ternyata sampai situ saja perlawanan mereka.

Berjumpa Real Madrid, harapan membalas kekalahan di final 2018 pun gagal terlaksana. Kalah 1-3 di leg pertama, Liverpool hanya bermain imbang tanpa gol di leg kedua, Kamis (15/4/2021) dini hari WIB.

LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 14: Karim Benzema of Real Madrid is challenged by Sadio Mane of Liverpool during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Liverpool FC and Real Madrid at Anfield on April 14, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)Liverpool dijegal Real Madrid di Liga Champions. Foto: Getty Images/Shaun Botterill

Kini, satu-satunya target Liverpool adalah finis empat besar agar kembali tampil di Liga Champions musim depan. Saat ini, Liverpool masih berada di urutan keenam dengan 52 poin, terpaut tiga poin dari West Ham United di urutan keempat.

Peluang untuk itu jelas ada, asalkan tujuh laga tersisa disapu bersih dengan kemenangan. Sembari berharap para pesaing seperti West Ham, Chelsea, dan Tottenham Hotspur terpeleset.

"Kami menyukai kompetisi ini, dan untuk alasan-alasan lainnya, sangat penting kami kembali ke sini musim depan. Sekarang kami bisa konsentrasi di Premier League dan kami akan melakukannya," ujar Klopp kepada BT Sport seusai laga melawan Madrid.

(adp/pur)