Roma Seharusnya Parkir Bus Saat Unggul dari MU

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 30 Apr 2021 23:05 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - APRIL 29: Victor Lindeloef of Manchester United is closed down by Lorenzo Pellegrini of Roma during the UEFA Europa League Semi-final First Leg match between Manchester United and AS Roma at Old Trafford on April 29, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around Europe remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
AS Roma kalah 2-6 dari Manchester United. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

AS Roma dinilai salah melakukan pengelolaan pertandingan kala bertandang ke Manchester United. Sempat unggul 2-1, Giallorossi kolaps.

AS Roma kalah telak 2-6 saat bertandang ke Old Trafford, Jumat (30/4/2021) dini hari WIB, pada semifinal leg pertama Liga Europa. Padahal Edin Dzeko dkk sempat memimpin 2-1 di babak pertama.

Cederanya tiga pemain di babak pertama memengaruhi Roma. Paulo Fonseca harus menghabiskan seluruh jatah tiga pergantian pemain di periode tersebut, sehingga kesulitan melakukan penyesuaian-penyesuaian di babak kedua.

Hasilnya Roma digelontor lima gol. Namun mantan penyerang AS Roma Roberto Pruzzo percaya Paulo Fonseca seharusnya bisa lebih baik lagi, yakni dengan merapatkan pertahanan demi menjaga keunggulan.

"Cedera-cedera memang memengaruhi pertandingan, tapi kita tak boleh banyak beralasah. Dia seharusnya memarkir bus dan mempertahankan hasil di babak kedua," ujarnya kepada Radio-Radio dikutip Football Italia.

Kekalahan telak ini bikin kans Roma ke final berat. Sebab mereka perlu menang 4-0 atau lebih untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di Olimpico.

Padahal Liga Europa adalah satu-satunya peluang tersisa untuk menyelamatkan musim Roma. Di Serie A, I Lupi tercecer di posisi tujuh dan sulit untuk finis empat besar.

Rumor pemecatan Paulo Fonseca pun menguat. Pelatih kelahiran Mozambik itu dikabarkan akan dicopot lebih cepat, dengan Massimiliano Allegri dan Maurizio Sarri dirumorkan jadi pengganti.

"Akan bagus buat semua pihak untuk ganti pelatih sekarang. Fonseca sudah tidak bisa lagi mengontrol tim," imbuh Pruzzo.



Simak Video "Gol Bunuh Diri Cluj dan Penalti Bawa Roma Lolos ke Babak 32 Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/rin)