Pochettino Pernah Comeback di Semifinal Liga Champions, Bisa Lagi?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 04 Mei 2021 09:45 WIB
PARIS, FRANCE - APRIL 28: Mauricio Pochettino, Head Coach of Paris Saint-Germain looks on during the UEFA Champions League Semi Final First Leg match between Paris Saint-Germain and Manchester City  at Parc des Princes on April 28, 2021 in Paris, France. Sporting stadiums around France remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Grimm/Getty Images)
Mauricio Pochettinp pernah comeback di semifinal Liga Champions (Getty Images/Alex Grimm)
Manchester -

Paris Saint-Germain punya tugas berat mengejar defisit kekalahan dari Manchester City. Mauricio Pochettino pernah dalam posisi ini dan berhasil comeback. Bisa lagi gak?

PSG membuang kesempatan saat bermain di kandang pada leg pertama semifinal Liga Champions 2020/2021 menghadapi City. Sempat unggul 1-0 di babak pertama dan tampil dominan, PSG malah kalah 1-2.

Dengan kondisi seperti ini, jelas PSG tidak diuntungkan karena leg kedua dihelat di Etihad Stadium, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB. PSG harus bisa menang minimal selisih dua gol atau setidaknya dengan skor 3-2.

Melihat performa City bersama Pep Guardiola yang begitu mantap di kompetisi domestik, PSG jelas tidak diunggulkan. Pochettino pun menantang para pemainnya untuk bisa mematahkan prediksi yang ada.

"Motivasi di laga seperti ini, semifinal Liga Champions - Jika perlu memotivasi para pemain, maka kami akan melakukannya," ujar Pochettino seperti dikutip Sky Sports.

"Ini akan jadi duel yang sengit, tapi yang terpenting adalah kami harus siap. Para pemain senang dengan laga-laga seperti ini. Tidak ada yang mau tersingkir. Mereka semua ingin terlibat," sambungnya,

Soal membalikkan kedudukan, Pochettino sempat merasakannya di musim 2018/2019 saat membawa Tottenham Hotspur ke final. Setelah menyingkirkan City di perempatfinal, Spurs-nya Pochettino melewati laga dramatis di semifinal menghadapi Ajax Amsterdam.

Usai kalah 0-1 di kandang sendiri, Spurs sempat tertinggal agregat 0-3 karena Ajax unggul 2-0. Tapi, Spurs akhirnya lolos ke final setelah dua gol Lucas Moura di lima menit akhir membuat mereka menang 3-2 dan lolos agregat gol tandang 3-3.

"Ya, itu sudah dua tahun lalu. Tidak ada yang sama, pendekatannya pasti berbeda," tutup Mauricio Pochettino.

(mrp/raw)