European Super League Geram 9 Klub Anggotanya Dihukum

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 08 Mei 2021 20:50 WIB
European Super League
European Super League geram dengan hukuman UEFA untuk 9 klub (thesuperleague.com)
Madrid -

Sembilan klub yang out dari European Super League disanksi UEFA. Hal ini membuat tiga klub tersisa merasa geram dan mengklaim Liga Super ini belum bubar.

Sembilan dari 12 klub penggagas European Super League, Atletico Madrid, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, Tottenham Hotspur, Inter Milan, dan AC Milan mengundurkan diri. Hanya tersisa Barcelona, Real Madrid, dan Juventus.

Meski sudah mengundurkan diri dan mengambil langkah rekonsiliasi, UEFA rupanya tetap memberi hukuman sebagai efek jera. Sembilan klub tersebut diwajibkan menyetor uang total sebesar 15 juta euro untuk program pengembangan usia muda di Eropa. Mereka juga harus menerima pemotongan 5 persen dari pendapatan di ajang UEFA musim depan.

Jika membelot lagi, maka bakal ada denda 100 juta euro plus 50 juta euro untuk pelanggaran perjanjian lainnya. Hukuman ini lantas membuat tiga klub tersisa seperti Barcelona, Madrid, dan Juve geram.

Melalui pernyataan resmi European Super League, ketiganya mengecam aksi UEFA yang dianggap menguntungkan mereka sendiri dan membuat sembilan klub makin merugi.

"Semua klub penggagas sudah menderita dan akan terus menderita, setelah adanya tekanan dari pihak ketiga, ancaman, dan gertakan untuk menghentikan proyek ini. Padahal ini adalah hak serta tugas mereka memberikan solusi kepada ekosistem sepakbola lewat proposal yang menguntungkan dan dialog yang berkelanjutan," ujar pernyataan resmi European Super League.

"Hal ini tidak bisa ditoleransi karena menurut hukum dan keputusan pengadilan mendukung penuh proposal Super League ini, sekaligus memerintahkan FIFA dan FIFA, beserta organisasi yang berada di bawah mereka untuk tidak mengambil tindakan apapun yang dapat menghalangi niatan ini, ketika proses pengadilan masih ditangguhkan."

Ketiga klub tersisa juga menyesali keputusan sembilan klub yang mundur dan menerima begitu saja hukuman UEFA. Sebab kesembilan klub itu dipastikan masih jadi bagian dari European Super League terlepas dari surat pengunduran diri yang diajukan.

"Kami menyesal melihat kawan-kawan kami dan para pencetus Super League ini tidak konsisten dan berlawanan karena sudah berkomitmen dengan UEFA kemarin."

"Terlepas dari itu, kami pastikan bahwa 12 klub pencetus Liga Super tidak akan mundur, kami tetap bersama-sama untuk menghargai sejarah kami, untuk memenuhi kewajiban kepada para pemangku kepentingan dan fan, untuk kebaikan sepakbola dan stabilitas finansial."

(mrp/mrp)