Final Liga Europa: Sunyi Senyap di Ruang Ganti MU

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 27 Mei 2021 11:40 WIB
GDANSK, POLAND - MAY 26: Players of Manchester United look on during the penalty shoot out during the UEFA Europa League Final between Villarreal CF and Manchester United at Gdansk Arena on May 26, 2021 in Gdansk, Poland. (Photo by Maja Hitij/Getty Images)
Final Liga Europa: Sunyi Senyap di Ruang Ganti MU (Getty Images/Maja Hitij)
Gdansk -

Final Liga Europa menghadirkan Villarreal sebagai juaranya, setelah mengalahkan Manchester United via adu penalti. Ruang ganti MU jadi sunyi senyap penuh kekecewaan.

Villareal menyingkirkan Manchester United di Final Liga Europa di Stadion Miejski, Gdansk, Polandia, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB. Villareal menang lewat adu penalti dengan skor 11-10, setelah skor imbang 1-1.

Eksekusi penalti David De Gea sebagai penendang terakhir mampu ditepis oleh kiper Villarreal, Geronimo Rulli. Manchester United kembali harus puasa gelar empat tahun lamanya.

GDANSK, POLAND - MAY 26: David De Gea of Manchester United is consoled by teammates Axel Tuanzebe and Daniel James following their team's defeat in the penalty shoot out during the UEFA Europa League Final between Villarreal CF and Manchester United at Gdansk Arena on May 26, 2021 in Gdansk, Poland. (Photo by Maja Hitij/Getty Images)Manchester United kalah dari Villarreal via adu penalti di final Liga Europa (Getty Images/Maja Hitij)

Laga Final Liga Europa tersebut berjalan ketat. Kedua tim memang mampu melepas belasan tembakan tapi cuma sedikit yang mengarah ke gawang, Villarreal cuma satu dan Manchester United cuma dua.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyebut kalau timnya sungguh kecewa. Suasana di ruang ganti pun sunyi senyap.

"Begitu sunyi di ruang ganti dan penuh rasa kecewa," kata Solskjaer seperti dilansir dari BT Sport.

"Itulah sepak bola yang kadang-kadang ditentukan dengan satu tendangan," lanjutnya.

Banner Final Liga Europa

Ole Gunnar Solskjaer menegaskan kalau kekalahan ini bakal menjadi modal besar buat belajar. Di masa depan, Manchester United tidak boleh lagi terjebak oleh permainan lawan yang sama.

"Kami harus belajar dari laga ini dan memastikan kami tidak mengulanginya lagi," imbuh Solskjaer.

"Saya pikir kami memulai dengan baik, mereka mencetak gol dengan satu-satunya tembakan tepat sasaran dari lagi-lagi bola mati," tutup pria asal Norwegia tersebut.

(aff/krs)