Mimpi Jadi Nyata Cesar Azpilicueta

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 31 Mei 2021 12:15 WIB
PORTO, PORTUGAL - MAY 29: Cesar Azpilicueta of Chelsea kisses the Champions League Trophy following their teams victory in the UEFA Champions League Final between Manchester City and Chelsea FC at Estadio do Dragao on May 29, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by Carl Recine - Pool/Getty Images)
Mimpi Jadi Nyata Cesar Azpilicueta (Getty Images/Carl Recine - Pool)
Porto -

Chelsea juara Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City. Itu membuat mimpi Cesar Azpilicueta menjadi kenyataan.

Chelsea meraih titel Liga Champions untuk kali kedua dalam sejarah klub. The Blues mampu menandukkan Manchester City 1-0 dalam final Liga Champions di Do Dragao, Porto Minggu (30/5/2021) dinihari WIB.

Gol kemenangan Chelsea dibuat oleh Kai Havertz pada menit-menit akhir babak pertama. The Citizens tidak bisa membalasnya sampai laga tuntas.

Banner Final Liga Champions

Trofi Liga Champions itu tentu sangat spesial buat para skuad Chelsea. Trofi pertama manajer Thomas Tuchel setelah gagal di final musim lalu bersama PSG, trofi pertama para jebolan akademinya yakni Mason Mount, Reece James, Tammy Abraham, Callum Hudson-Odoi, dan Billy Gilmour, serta trofi pertama bagi pemain paling senior di Chelsea, Cesar Azpilicueta.

Cesar Azpilicueta sudah memperkuat Chelsea sejak Agustus 2012. Sampai saat ini, bek kanan asal Spanyol itu sudah mengemas 429 penampilan di seluruh ajang.

PORTO, PORTUGAL - MAY 29: Cesar Azpilicueta of Chelsea kisses the Champions League Trophy following their team's victory in the UEFA Champions League Final between Manchester City and Chelsea FC at Estadio do Dragao on May 29, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by Carl Recine - Pool/Getty Images)Cesar Azpilicueta akhirnya memenangi trofi Liga Champions bersama Chelsea (Getty Images/Carl Recine - Pool)

Cesar Azpilicueta pun sudah memenangi banyak gelar bersama Chelsea, dari titel Premier League, Piala FA, Piala Liga Inggris, Liga Europa sampai paling terbaru adalah Liga Champions.

"Saya datang ke klub ini di tahun 2012, tepat setelah Chelsea kala itu memenangi gelar pertama Liga Champions. Saya tentu ingin mengulanginya," tegasnya kepada BT Sport.

"Malam ini luar biasa. Kami berhasil memenanginya dan meraihnya kembali setelah sekian lama," tambahnya.

Cesar Azpilicueta dikenal sebagai bek sayap kanan yang tangguh dan menjabat ban kapten Chelsea setelah era Gary Cahill. Mau siapapun manajernya, Azpilicueta tidak tergantikan.

Ketika Thomas Tuchel datang, memang Azpilicueta sempat ditepikan karena ada Reece James dan Callum Hudson-Odoi. Namun seiring berjalan waktu, Azpilicueta mendapatkan tempatnya kembali.

"Saya terus bekerja keras tiap musim dan mau memberikan banyak gelar buat Chelsea. Saya mencintai klub ini," tutup Azpilicueta.

LONDON, ENGLAND - DECEMBER 08: Cesar Azpilicueta of Chelsea adjusts the captains armband during the UEFA Champions League Group E stage match between Chelsea FC and FC Krasnodar at Stamford Bridge on December 08, 2020 in London, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Cesar Azpilicueta (Getty Images/Catherine Ivill)
(aff/mrp)