Bek Milan Ini Akui 'Angkernya' Anfield

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 16 Sep 2021 17:40 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 06: General view inside the stadium during the UEFA Champions League group E match between Liverpool FC and Spartak Moskva at Anfield on December 6, 2017 in Liverpool, United Kingdom.  (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Bek Milan Ini Akui 'Angkernya' Anfield (Getty Images)
Liverpool -

Liverpool kalahkan AC Milan 3-2 di Liga Champions. Bagi bek Milan, Davide Calabria, Stadion Anfield atmosfernya memang wow!

Liverpool vs AC Milan tersaji pada matchday pertama Liga Champions Grup B di Stadion Anfield, Kamis (16/9) dinihari WIB. Laga tersebut berjalan ketat!

Liverpool mampu unggul duluan lewat gol bunuh diri Fikayo Tomori di awal babak pertama. AC Milan dapat bangkit, bisa berbalik unggul 2-1 sampai paruh pertama lewat gol Ante Rebic dan Brahim Diaz.

Di babak kedua tuan rumah yang giliran ambil momentum. Dua gol digelontorkan oleh Mohamed Salah dan Jordan Henderson, sehingga menutup laga untuk kemenangan Liverpool 3-2.

Liverpool mampu menekan AC Milan, sehingga Rossoneri tidak bisa mengembakan permainan. Tidak cuma itu, dukungan fans The Reds di Anfield sungguh jadi pemain ke-12!

Hal itu diakui oleh bek kanan Milan, Davide Calabria. Dia benar-benar merasakan betapa kerasnya atmosfer di Anfield!

"Kami di atas angin ketika mampu unggul dari Liverpool pada salah satu stadion terindah di dunia ini," terangnya seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

"Sungguh tidak mudah memainkan pertandingan di Anfield," ungkapnya.

LIVERPOOL, ENGLAND - SEPTEMBER 15: Davide Calabria of AC Milan battles for possession with Diogo Jota of Liverpool during the UEFA Champions League group B match between Liverpool FC and AC Milan at Anfield on September 15, 2021 in Liverpool, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)Davide Calabria (kiri), bek AC Milan yang merasakan 'angkernya' Anfield (Getty Images/Shaun Botterill)

Hasil tersebut membuat Liverpool sementara memuncaki Grup B Liga Champions dengan poin tiga. Disusul oleh Atletico dan Porto masing-masing satu poin, serta AC Milan 0 poin.

"Kami puas dengan performa tim, mengingat Milan sudah lama tidak berlaga di Liga Champions," tutupnya.

(aff/krs)