UEFA Hentikan Proses Hukum Madrid, Barca, dan Juventus

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 28 Sep 2021 09:00 WIB
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - NOVEMBER 07: The UEFA Respect logo on a barrier prior to the UEFA Europa League group K match between Wolverhampton Wanderers and Slovan Bratislava at Molineux on November 07, 2019 in Wolverhampton, United Kingdom. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
UEFA hentikan proses hukum tiga klub pendiri European Super League (Catherine Ivill/Getty Images)
Nyon -

Real Madrid, Juventus, dan Barcelona bisa bernapas lega terkait European Super League. UEFA akhirnya menghentikan proses hukum kepada ketiganya.

UEFA mengecam adanya European Super League. Sejauh ini Real Madrid, Juventus, dan Barcelona menjadi tiga klub yang masih ngotot menggulirkan ESL.

Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, Arsenal, Liverpool, dan Manchester City sebelumnya udah menyatakan mundur dari keikutsertaan di ESL. Tak lama berselang AC Milan, Inter Milan, dan Atletico Madrid juga ikutan mundur.

Setelah itu, UEFA yang masih kesal selalu mengancam Madrid, Juventus, dan Barcelona dengan berbagai jenis hukuman, termasuk yang paling berat adalah dicoret dari Liga Champions.

Meski demikian, Madrid, Juventus, dan Barcelona rupanya tidak mau kalah. Mereka balik menuntut UEFA ke Pengadilan Uni-Eropa yang disodorkan oleh hakim Spanyol, Manuel Ruiz de Lara.

Hasilnya pun berupa kemenangan untuk ketiga klub tersebut karena mereka tidak lagi harus tunduk kepada UEFA. UEFA harus mengikuti keputusan pengadilan dan proyek European Super League masih bisa dilanjutkan.

Setelah hampir dua bulan berlalu, UEFA akhirnya secara resmi mencabut gugatan hukum kepada Madrid, Barcelona, dan Juventus terkait European Super League.

Tak cuma itu, UEFA juga menghapus denda yang harusnya dibayarkan oleh sembilan klub yang lebih dulu cabut.

"Menyusul adanya gugatan hukum kepada FC Barcelona, Juventus FC, dan Real Madrid CF terkait adanya kompetisi ilegal yang melanggar aturan UEFA, yakni 'Super League', maka Komisi Banding UEFA memutuskan hari ini bahwa gugatan hukum dibatalkan, dan menyatakan proses tersebut tidak pernah dilakukan sama sekali."

Meski gugatan hukum dibatalkan, UEFA sepertinya masih akan menentang ide terkait European Super League atau kompetisi sejenisnya di masa mendatang. Sebab, Barcelona, Juventus, dan Real Madrid masih bersikeras menggelarnya.

(mrp/rin)