Real Madrid Dikalahkan Sheriff, Presidennya Kualat?

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 29 Sep 2021 12:00 WIB
Real Madrids Karim Benzema reacts during the Champions League group D soccer match between Real Madrid and Sheriff, Tiraspol at the Bernabeu stadium in Madrid, Spain, Tuesday, Sept. 28, 2021. (AP Photo/Jose Breton)
Real Madrid Dikalahkan Sheriff, Presidennya Kualat? (AP)
Madrid -

Real Madrid dikejutkan Sheriff di lanjutan Liga Champions 1-2. Presiden Florentino Perez disebut-sebut kualat akan perkatannya ini!

Real Madrid vs Sheriff berlangsung di Santiago Bernabeu pada Rabu (29/9) dinihari WIB dalam matchday kedua Liga Champions. Secara mengejutkan, Sheriff mampu mengalahkan raksasa Real Madrid!

Sheriff unggul duluan lewat gol Jasurbek Yakhshiboev di menit ke-25 pada babak pertama. Di babak kedua, Los Blancos menyamakan kedudukan lewat Karim Benzema di menit ke-65 lewat titik penalti.

Sheriff mengunci kemenangan lewat gol indah Sebastian Thill pada menit ke-89. Skor 2-1 diraih tim asal Moldova tersebut.

MADRID, SPAIN - SEPTEMBER 28: Jasurbek Yakhshiboev of Sheriff Tiraspol scores their side's first goal during the UEFA Champions League group D match between Real Madrid and FC Sheriff at Estadio Santiago Bernabeu on September 28, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)Sheriff taklukkan Real Madrid 2-1 (Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)

Hasil itu membuat Sheriff yang tidak diunggulkan mampu menempati peringkat teratas Grup D. Sheriff sempurna dengan enam poin!

Real Madrid berada di peringkat kedua sementara dengan tiga poin. Inter Milan dan Shakhtar masing-masing di pringkat ketiga dan keempat dengan satu poin.

Real Madrid sebenarnya mampu mendominasi laga dengan penguasaan bola 76 persen berbanding 24 persen. Gawang Sheriff juga terus dibombardir Benzema dkk.

Total, 31 tembakan dilepas tuan rumah dengan 11 shots on target. Sheriff cuma melepas empat tembakan dengan tiga yang mengarah ke gawang.

Real Madrid's Karim Benzema, center, Luka Jovic, left, and Luka Modric reacts after Sheriff's Sebastien Thill scoring his side's second goal during the Champions League group D soccer match between Real Madrid and Sheriff, Tiraspol at the Bernabeu stadium in Madrid, Spain, Tuesday, Sept. 28, 2021. (AP Photo/Jose Breton)Benzema dkk lesu usai ditekuk Sheriff (AP/Jose Breton)

Dilansir detikSport dari berbagai sumber, banyak pihak menilai kalau kekalahan Real Madrid dari Sheriff merupakan hasil kualat perkataan Florentino perez, presidennya Madrid!

Sejak awal bulan April kemarin, Florentino Perez bersama presiden Juventus dan Barcelona menggemborkan European Super League. Mereka mau membentuk kompetisi yang berisi 12 tim besar di Eropa.

Alasannya jelas, mereka mau meraih keuntungan demi menutup kerugian akibat dampak dari pandemi, karena pemasukan dari Liga Champions tidaklah cukup. Tetapi, hal itu ditentang UEFA dan banyak suporter.

MADRID, SPAIN - JANUARY 04:  Real Madrid CF president Florentino Perez gives a speech as he comunicates the dismissal of Rafael benitez and announces Zinedine Zidane as new Real Madrid head coach at Santiago Bernabeu Stadium on January 4, 2016 in Madrid, Spain.  (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)Presiden Real Madrid, Florentino Perez (Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)

Ketika itu, Florentino Perez pernah sesumbar. Kalau Liga Champions, cuma seru ketika fase gugur saja.

"Liga Champions itu serunya ketika perempatfinal. Sebelumnya (di fase grup-red), orang-orang nggak peduli," ujarnya di bulan April lalu seperti dilansir dari Marca.

Kejutan dari Sheriff, apa tidak mengejutkan orang-orang, Perez?

(aff/krs)