Di Maria Rela Tukar 17 Trofinya demi Gelar Liga Champions dengan PSG

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 26 Okt 2021 02:00 WIB
Paris Saint-Germains Argentinian midfielder Angel Di Maria controls the ball during the French L1 football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Montpellier (MHSC) at The Parc des Princes stadium in Paris on September 25, 2021. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)
Angel Di Maria pengin juara Liga Champions lagi bersama PSG. (Foto: AFP/FRANCK FIFE)
Paris -

Winger Paris St. Germain Angel Di Maria penasaran betul dengan Liga Champions. Di Maria bahkan rela menukar seluruh trofinya di klub demi bisa memenanginya sekali lagi.

Pemain internasional Argentina itu sedang memasuki musim ketujuhnya berseragam Les Parisiens. Sejak bergabung pada musim panas 2015, Di Maria telah membuat 271 penampilan dengan sumbangan 89 gol dan 112 assist di seluruh kompetisi.

Di Maria sudah memenangi 17 trofi juara bersama PSG, di antaranya masing-masing empat gelar juara Ligue 1, Coupe de la Ligue, dan Trophee des Champions. Plus lima titel Coupe de France.

Satu-satnya gelar yang kurang dalam kiprah Angel Di Maria di PSG hanyalah Liga Champions. Sejauh ini Di Maria mentok sebagai finalis setelah mencapainya sekali pada musim 2019/2020 usai dikalahkan Bayern Munich 0-1 di final.

Kontrak Di Maria di Parc des Princes akan habis pada musim panas tahun depan dan tak ada jaminan akan dipertahankan. Pemain berjuluk Fideo itu berharap bisa mencicipi manisnya mengangkat trofi juara Liga Champions bersama PSG, setelah mencapainya dengan Real Madrid pada 2014.

"Aku rela menyerahkan 17 trofiku untuk memenangi Liga Champions," cetus Angel Di Maria kepada Telefoot, yang dikutip Marca. "Kami tidak jauh kok. Terkadang Anda tidak membutuhkan laju yang bagus di Liga Champions [untuk memenanginya]."

"Untuk meninggalkan PSG tanpa memenanginya akan sangat sulit," kata dia.

Pesepakbola berusia 33 tahun itu akhirnya bermain bersama kompatriotnya, Lionel Messi, mulai musim ini. Sebelumnya Di Maria dan Messi menjadi musuh, terlebih ketika keduanya masih memperkuat Madrid dan Barcelona.

"Itu adalah satu satu hal yang kurindukan: bermain dengan Leo di satu klub yang sama. Sejak hari pertama dia mulai sampai hari ini, dia selalu menjadi pemain terbaik di dunia dan dia akan terus begitu. Apa yang dia lakukan di atas lapangan, tidak ada yang bisa melakukannya," Di Maria menambahkan.



Simak Video "United Ingin Berhemat, Aubameyang Marah ke Arteta"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/rin)