Chelsea Dibilang Ngajarin Juventus Cara Main Bola!

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 24 Nov 2021 15:43 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 23: Alvaro Morata of Juventus reacts after Chelseas third goal during the UEFA Champions League group H match between Chelsea FC and Juventus at Stamford Bridge on November 23, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Chelsea Ngajarin Juventus Cara Main Bola (Getty Images)
London -

Chelsea bungkam Juventus 4-0 di Liga Champions. Bagi Fabio Capello, The Blues seperti sedang mengajarkan Si Nyonya Tua cara bermain bola!

Chelsea menjamu Juventus di matchday kelima Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (24/11) dinihari WIB. Tuan rumah tampil perkasa.

Chelsea meraih kemenangan 4-0 via gol-gol dari Trevoh Chalobah, Reece James, Callum Hudson-Odoi, dan Timo Werner. Chelsea menggeser posisi Juventus sebagai pemuncak Grup H dengan 12 poin, unggul dalam head to head meski poinnya sama.

LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 23: Timo Werner of Chelsea celebrates after scoring their side's fourth goal with Antonio Ruediger during the UEFA Champions League group H match between Chelsea FC and Juventus at Stamford Bridge on November 23, 2021 in London, England. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)Chelsea bantai Juventus empat gol tanpa balas (Getty Images/Mike Hewitt)

Chelsea mampu mendominasi laga selama 90 menit. 21 Tembakan dilepas, dengan delapan yang mengarah ke gawang!

Juventus tak berkutik. Tim tamu hanya melepas dua tembakan mengarah ke gawang dari delapan percobaan.

Eks pelatih Juventus, Fabio Capello mengaku miris melihat permainan Juventus. Menurutnya, Si Nyonya Tua kalah segalanya dari Chelsea!

Menurut Capello, Chelsea mampu bermain sebagai tim dan menjalankan sistem dengan baik. Aliran bolanya begitu tepat dari belakang, ke depan, dan berujung gol!

"Saya rasa, ini adalah pelajaran dalam sepakbola. Chelsea membangun serangan dengan baik dari belakang dan efektif membuat peluang. Mereka punya kecepatan, sama seperti Liverpool," terangnya kepada Sky Sports Italia.

"Liverpool dan Chelsea, dua-duanya dilatih manajer asal Jerman. Dua-duanya punya gaya permainan yang mirip, sepertinya sepakbola Italia harus belajar dari mereka," sambungnya.

"Klub-klub Italia harus segera mengubah permainan dan mengandalkan kecepatan. Jika tidak, maka akan tertinggal," tutupnya.

(aff/cas)