Conte Menyesal Latih Tottenham?

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 26 Nov 2021 21:00 WIB
Tottenhams head coach Antonio Conte speaks to Tottenhams Lucas Moura during the Europa Conference League group G soccer match between Tottenham Hotspur and SBV Vitesse at Tottenham Hotspur Stadium in London, Thursday, Nov. 4, 2021 . (AP Photo/Frank Augstein)
Conte Menyesal Latih Tottenham? (AP)
Jakarta -

Antonio Conte bilang, level Tottenham Hotspur ternyata tidak begitu tinggi. Apa itu jadi kode, kalau Conte menyesal jadi manajernya Spurs?

"Setelah tiga minggu di sini, saya bisa bicara yang sejujurnya dan memberikan situasi sebenarnya. Level Spurs, tidak begitu tinggi," ungkap Conte seperti dilansir dari Sky Sports.

Pernyataan itu keluar dari mulut Antonio Conte setelah Tottenham Hotspur dikalahkan NS Mura 1-2 dalam lanjutan UEFA Conference League, Jumat (26/11) dinihari WIB.

Posisi Tottenham Hotspur di Grup G UEFA Conference League jadi tidak aman. Sementara ini, mereka ada di peringkat kedua dengan tujuh poin, selisih minus empat poin dari Rennes di peringkat pertama. Spurs juga ditempel Vitesse dengan poin yang sama.

Antonio Conte ditunjuk jadi manajer Tottenham Hotspur pada 2 November lalu. Sejauh ini dari empat laga di seluruh kompetisi, Conte meraih dua kali menang, sekali seri, dan sekali kalah.

Conte tentu diharapkan mampu memoles Spurs untuk bersaing di level tertinggi. Malah kalau bisa, membawa trofi ke lemari Spurs yang sudah kosong sejak terakhir di tahun 2008 lalu.

LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 04: Antonio Conte, Manager of Tottenham Hotspur speaks with Harry Kane of Tottenham during the UEFA Europa Conference League group G match between Tottenham Hotspur and Vitesse at Tottenham Hotspur Stadium on November 04, 2021 in London, England. (Photo by Julian Finney/Getty Images)Conte punya CV gemilang ketika menerima tawaran latihan Tottenham Hotspur (Getty Images/Julian Finney)

Pernyataan Antonio Conte yang menyebut kalau Tottenham Hotspur tidak begitu tinggi levelnya, tentu jadi 'bahan gorengan'. Conte kalau ngomong seperti itu, sudah berarti menandakan ada yang tidak beres.

Conte sendiri sudah pernah melatih beberapa tim top dan dibawanya meraih juara. Sebut saja seperti Chelsea dibawanya juara Liga Inggris dan Juventus lalu Inter Milan yang dibawanya meraih titel Scudetto.

LONDON, ENGLAND - MAY 21:  Antonio Conte, Manager of Chelsea kisses the Premier League Trophy after the Premier League match between Chelsea and Sunderland at Stamford Bridge on May 21, 2017 in London, England.  (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)Conte pernah taklukkan Liga Inggris bersama Chelsea (Getty Images/Shaun Botterill)

Akan tetapi, Antonio Conte cepat-cepat membenarkan maksud omongon soal level yang tidak begitu tinggi itu. Conte menegaskan, dirinya sejauh ini bahagia kok, di London!

"Setelah tiga minggu di sini juga, saya bahagia kok. Namun di waktu yang bersamaan, saya harus bekerja untuk mengangkat kualitas tim," jelasnya.

"Spurs ini seperti tim muda, mereka perlu bekerja dan memperhatikan soal detail-detail," tutupnya.

(aff/cas)