PSG Nggak Akan Juara Liga Champions karena...

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 27 Nov 2021 22:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - NOVEMBER 24: Neymar of Paris Saint-Germain reacts after a missed chance during the UEFA Champions League group A match between Manchester City and Paris Saint-Germain at Etihad Stadium on November 24, 2021 in Manchester, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
PSG Nggak Akan Juara Liga Champions karena... (Getty Images)
Paris -

PSG sudah mendatangkan banyak pemain top termasuk Lionel Messi untuk menangi Liga Champions. Namun bagi Jamie Carragher, itu belumlah cukup!

Paris Saint-Germain (PSG) dikalahkan Manchester City pada Kamis (25/11) dinihari WIB dengan skor 1-2 di Etihad Stadium. Hasil itu membuat PSG finis di peringkat kedua Grup A.

Di Grup A Liga Champions, PSG kini menempati peringkat kedua dengan koleksi delapan poin. Di satu laga terakhir kontra Club Brugge pada Rabu (8/12) dinihari WIB nanti, apapun hasilnya tidak akan mengubah posisi PSG sebagai runner up.

Lolos sebagai status runner up, maka PSG selanjutnya akan bertemu para juara grup di babak 16 besar Liga Champions nanti. Drawing-nya sendiri, akan dilakukan pada 13 Desember mendatang.

PSG bisa jadi akan menghadapi Bayern Munich, Ajax Amsterdam, Liverpool, dan Manchester United. Juga ada kemungkinan menghadapi Real Madrid, Inter Milan, Chelsea, dan Juventus.

Bagi Jamie Carragher, ada satu kelemahan PSG yang dinilai tidak akan menjadikan tim asal Kota Paris itu juara Liga Champions. Kelemahan itu adalah, lemahnya pertahanan di garis terdepan!

"Saya frustrasi karena Mbappe lebih baik daripada Neymar dan Messi. Mbappe masih berlari dan mengejar bola, tidak seperti keduanya yang cuma jalan di lapangan," ketusnya seperti dilansir dari Sky Sports.

"Lihatlah lini serang Manchester City atau Liverpool, para penyerangnya begitu aktif dan menekan di garis terdepan," tambahnya.

Bagi Jamie Carragher, PSG harus segera menanggulangi kelemahannya itu. Jika tidak, jangan bermimpi jadi juara Liga Champions!

"Tidak peduli mau sehebat Anda sebagai penyerang, Anda harus bertahan. Jika tidak, maka tidak akan jadi juara," tutupnya.

(aff/ran)