Liverpool Arogan, Inter Milan Bisa Mengejutkan

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 21 Des 2021 11:00 WIB
Inter Milans Ivan Perisic, second right, celebrates after scoring the first goal of the game during the Italian Serie A soccer match between Salernitana and Inter Milan at the Arechi stadium in Salerno, Italy, Friday, Dec. 17, 2021. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)
Inter Milan didukung mengejutkan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions. (Foto: AP/Alessandro Garofalo)
Milan -

Mantan gelandang top Italia Marco Tardelli yakin Inter Milan bisa mengejutkan Liverpool. Apalagi, menurut Tardelli, Liverpool bermain dengan arogan.

The Reds akan menjadi lawan yang sangat menantang bagi Inter di babak 16 besar Liga Champions. Pada duel itu Nerazzurri dijadwalkan menjadi tuan rumah di leg pertama (17/2/2022), sebelum gantian melawat ke markas Liverpool pada dua pekan berikutnya.

Menghadapi Liverpool, Inter tidak bisa dipungkiri kurang dijagokan. Pasalnya, Mohamed Salah dkk tampil begitu superior dengan menyapu bersih enam laga di fase grup meski tergabung dengan tim-tim kuat macam AC Milan, Atletico Madrid, dan Porto.

Di sisi lain, Inter Milan lolos sebagai runner-up grup di bawah Real Madrid dengan mengantongi tiga kemenangan dan dua kali kekalahan di enam pertandingan pertama. Kekalahan itu semuanya diderita dari Los Blancos.

Tardelli, pemenang European Cup (format lama Liga Champions) dan Piala UEFA itu percaya La Beneamata masih punya kans besar menyingkirkan Liverpool. Mantan pemain dan pelatih Inter Milan itu juga menyoroti permainan keras si Merah di laga kontra Tottenham Hotspur di akhir pekan lalu.

"Saya sudah dengar kalau orang-orang bilang bahwa Liverpool sulit dikalahkan, tapi tidak ada tim yang demikian terutama melawan Inter Milan yang ini, yang bisa melakukan segalanya," kata Tardelli kepada La Gazzetta dello Sport.

"Yang penting adalah mereka keluar ke lapangan dan menikmati permainan mereka. Melawan sebuah tim seperti Liverpool, bagaimanapun, Anda harus memiliki sikap yang berbeda dalam kaitannya dengan intensitas dan hubungan dengan wasit."

"Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pemain-pemain Liverpool melawan Tottenham pada pertandingan kemarin, itu bisa membuat mereka dijatuhi skorsing 10 pertandingan di Italia...Di samping itu, Liverpool hampir seperti arogan dalam cara bermain mereka, terlalu sadar dengan kekuatan mereka dan perlindungan yang mereka nikmati," simpul dia menganalisis duel Inter Milan melawan Liverpool di Liga Champions.

(rin/pur)