Kenapa Suporter Frankfurt Bisa Kuasai Markas Barcelona?

ADVERTISEMENT

Kenapa Suporter Frankfurt Bisa Kuasai Markas Barcelona?

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 15 Apr 2022 07:30 WIB
Barcelonas Frenkie de Jong, right, gestures as Frankfurts Filip Kostic, left, celebrates after scoring his sides third goal during the Europa League, second leg, quarterfinal soccer match between Barcelona and Eintracht Frankfurt at the Camp Nou stadium, in Barcelona, Spain, Thursday, April 14, 2022. (AP Photo/Joan Monfort)
Suporter Frankfurt berhasil kuasai markas Barcelona. (Foto: AP/Joan Monfort)
Barcelona -

Sekitar 30 ribu suporter Eintracht Frankfurt berhasil masuk ke markas Barcelona. Ada beberapa sebab yang membuat hal itu terjadi.

Barcelona menjamu Frankfurt di Camp Nou pada leg kedua perempatfinal Liga Europa, Jumat (15/4/2022) dini hari WIB. Pertandingan leg pertama di markas Frankfurt berakhir imbang 1-1.

Frankfurt bermain tidak seperti di markas lawan karena dari berbagai laporan ada 30 ribu suporternya datang langsung di tribune stadion. Alhasil, tim asal Jerman tersebut mampu menang 3-2 dan melaju ke semifinal dengan agregat 4-3.

Dikutip dari Sport, secara resmi Barca memberikan 5.000 tiket untuk tim tuan tamu, meskipun sempat ada permintaan 35.000 tiket. Football Espana menyebut banyaknya suporter lawan karena mendapatkan tiket dari operator tur atau situs web tiket.

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez dan bek Ronald Araujo sudah menyampaikan keluhannya kepada media terkait situasi itu. Presiden Barcelona, Joan Laporta, setuju dengan keluhan dua orang itu bahwa klub harus mencari tahu penyebabnya.

"Xavi benar, ini kesalahan serius. Apa yang terjadi di tribune adalah aib yang tidak bisa terulang," kata Laporta seperti dikutip dari Sport.

"Kami harus meninjau informasi yang dimiliki dan mengambil tindakan. Sangat disayangkan. Kami harus lebih ketat dan tidak mengizinkan hal-hal tertentu."

"Saya merasa malu sebagai penggemar Barcelona. Saya minta maaf. Kami sedang memproses informasi dan akan memberikan penjelasan," tegasnya.

(ran/nds)