UEFA Jatuhkan Sanksi Tambahan ke Rusia

ADVERTISEMENT

UEFA Jatuhkan Sanksi Tambahan ke Rusia

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 03 Mei 2022 13:00 WIB
NYON, SWITZERLAND - JULY 18:  The UEFA logo is seen on the UEFA Champions League trophy as it is prepared for the UEFA 2014/15 Champions League third qualifying rounds draw at the UEFA headquarters, The House of European Football, on July 18, 2014 in Nyon, Switzerland.  (Photo by Harold Cunningham/Getty Images for UEFA)
UEFA memberi sanksi tambahan kepada Rusia. (Foto: Harold Cunningham)
Nyon -

UEFA memberi sanksi tambahan kepada Rusia. Tim-tim asal Negeri Beruang Merah dilarang tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Rusia dihantam sanksi sebagai imbas agresi militer ke Ukraina pada Februari 2022. FIFA mencoret Rusia dari pentas internasional untuk sementara waktu, sedangkan UEFA mendiskualifikasi tim-tim Rusia dari Liga Europa 2021/2022.

Persatuan Sepakbola Rusia (FUR) sempat banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) atas hukuman yang diberikan FIFA dan UEFA. CAS menolak banding tersebut, hingga FUR memutuskan menarik banding mereka pada 30 Maret 2022.

Rusia belum menghentikan serangan militer mereka ke Ukraina hingga saat ini. Di tengah konflik tersebut, UEFA kembali memberi Rusia hukuman tambahan.

Lewat pernyataan resminya, UEFA melarang klub sepakbola putra dan putri Rusia tampil di kejuaraan Eropa musim depan. Timnas Rusia juga otomatis menempati peringkat keempat grup 2 Liga B UEFA Nations League, yang artinya mereka terdegradasi ke Liga C.

Timnas Putri Rusia juga dicoret dari Piala Eropa 2022 yang berlangsung di Inggris bulan Juli mendatang. Tempat Rusia digantikan tim yang mereka kalahkan di fase play-off, Portugal.

Rusia juga harus mengubur mimpi mereka menjadi tuan rumah Piala Eropa 2028/2032. UEFA menyatakan Rusia tidak memenuhi syarat yang termaktub dalam Pasal 19.02 Aturan Pengajuan Putaran Final UEFA.

Sanksi kepada Rusia juga berlaku pada sepakbola level umur dan futsal kategori putra dan putri. Persatuan Sepakbola Rusia kemungkinan besar akan mengajukan banding kembali ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atas hukuman terbaru UEFA kali ini.

Simak juga 'Hari Raya Idul Fitri di Rusia, Warga Berdoa Perang Segera Berakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(bay/bay)

ADVERTISEMENT