Presiden UEFA: Madrid Bak Punya 9 Nyawa, Liverpool...

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 17 Mei 2022 21:00 WIB
NYON, SWITZERLAND - MAY 6: A detailed view of the Liverpool FC and Real Madrid CF badges during the UEFA Champions League Final 2021/22 Jerseys Shoot at the UEFA Headquarters, The House of the European Football, on May 6, 2022, in Nyon, Switzerland. (Photo by Kristian Skeie - UEFA/UEFA via Getty Images)
Presiden UEFA Aleksandar Ceferin membahas final Liga Champions antara Liverpool vs Real Madrid. (Foto: UEFA via Getty Images/Kristian Skeie - UEFA)
Jakarta -

Presiden UEFA Aleksander Ceferin menolak memprediksi pemenang final Liga Champions. Real Madrid dan Liverpool punya keunggulan masing-masing.

Final Liga Champions 2021/2022 akan memanggungkan Liverpool vs Real Madrid di Stade de France. Pertandingan itu dilangsungkan pada Minggu (29/5/2022) dinihari WIB.

Itu akan menjadi pertemuan keempat kedua klub dalam empat tahun. Madrid tidak terkalahkan dengan merebut kemenangan, termasuk saat mengalahkan Liverpool 3-1 di final 2018.

Pada musim ini, Real Madrid menunjukkan performa sensasional sejak babak gugur. Los Blancos melakukan comeback untuk menyingkirkan Paris Saint-Germain (16 besar), Chelsea (perempatfinal), dan Manchester City (semifinal).

Sementara itu Liverpool tampil meyakinkan usai hanya sekali kalah dan merebut 10 kemenangan dalam 12 pertandingan secara keseluruhan. Sekalipun tidak bisa dipungkiri the Reds menghadapi lawan-lawan yang di atas kertas lebih mudah di babak knockout; Inter Milan (16 besar), Benfica (perempatfinal), dan Villarreal (semifinal).

Ceferin mengibaratkan Madrid seperti mitos kucing yang mempunyai sembilan nyawa dan diisi oleh skuad yang lebih matang. Sedangkan Liverpool akan terlecut dengan kekalahan di final sebelumnya.

"Di semifinal saya sempat ragu Real bisa menyingkirkan Manchester City, terutama setelah kekalahan di pertandingan pertama," ungkap Ceferin kepada 24ur.com Sport, yang diwartakan AS. "Tapi sudah jelas mereka punya sembilan nyawa seperti kucing."

"Mereka itu tim yang berpengalaman. Tapi menurut saya, pertahanan mereka lemah. Mereka punya Karim Benzema yang menakjubkan, yang saya pernah katakan berkali-kali bahwa dia itu salah satu pemain yang paling underrated dalam sejarah. Sedangkan Luka Modric semakin tua, semakin bagus."

"Tapi Liverpool punya para pemain yang lebih muda dan mereka punya pengalaman yang penting di final. Saya tidak berani memprediksikan siapa pemenangnya, karena nanti bisa disalahartikan. Tapi itu akan menjadi sebuah final yang menarik dan luar biasa," cetus Ceferin mengenai final Liga Champions antara Liverpool vs Real Madrid.



Simak Video "Camila Cabello Ngaku Kesal Sama Pendukung Liverpool"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)