ADVERTISEMENT

Final Liga Champions: Salah Kalah Lagi, Patah Hati Lagi

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 29 Mei 2022 08:15 WIB
TOPSHOT - Liverpools Egyptian midfielder Mohamed Salah reacts during the medal ceremony at the end of the UEFA Champions League final football match between Liverpool and Real Madrid at the Stade de France in Saint-Denis, north of Paris, on May 28, 2022. - Real Madrid claimed a 14th European Cup after beating Liverpool 1-0 in the Champions League final at the Stade de France, in France. (Photo by Paul ELLIS / AFP) (Photo by PAUL ELLIS/AFP via Getty Images)
Mohamed Salah dibuat patah hati lagi oleh Real Madrid di final Liga Champions. (Foto: AFP via Getty Images/PAUL ELLIS)
Jakarta -

Misi revans Mohamed Salah ke Real Madrid tak terwujud. Penyerang Liverpool itu mesti patah hati lagi di final Liga Champions.

Mohamed Salah tampil di final Liga Champions 2021/2022, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB dengan misi membalas kekalahan sebelumnya. Liverpool seperti diketahui kembali berhadapan dengan Real Madrid seperti pada final 2018 silam.

Kala itu Salah menjalani final yang pahit. Bukan cuma karena Liverpool kalah 1-3, melainkan karena ia harus mengakhiri laga lebih cepat --hanya bermain 31 menit-- akibat cedera setelah berduel dengan Sergio Ramos.

Salah keluar lapangan dengan air mata bercucuran pada malam itu. Maka wajar jika penyerang internasional Mesir itu punya motivasi ekstra dalam final Liga Champions kali ini, mengingat ia belum cukup berkontribusi besar di pertemuan sebelumnya.

Kali ini Salah bisa bermain penuh, akan tetapi gagal memberikan hasil berbeda buat Liverpool. Liverpool kalah 0-1 akibat gol tunggal Vinicius Junior dan mesti merelakan trofi jatuh ke tangan Real Madrid.

Secara permainan Salah sebenarnya tak bermain buruk-buruk amat, terlepas dari peluang yang gagal dikonversinya menjadi gol. Ia secara konstan menebar ancaman buat pertahanan Madrid.

Ia tercatat melepaskan enam tembakan on target. Itu adalah jumlah terbanyak dari seorang pemain di sebuah final Liga Champions, sejak Opta mencatat data pada 2003/2004.

Sebagai perbandingan, keseluruhan tim Real Madrid bahkan hanya melepaskan tiga tembakan sepanjang pertandingan dan hanya punya satu peluang on target. Ya, hanya satu peluang yang mengarah ke gawang.

Enam peluang on target dari Mohamed Salah itu menyumbang sebagian besar ancaman Liverpool ke Real Madrid. 'Si Merah' tercatat melepaskan sembilan peluang on target ke lawannya, dan satupun menjadi gol.

Saksikan Juga Sosok Minggu Ini: Ratnawati Sutedjo, Berdayakan Karya Disabilitas di Precious One

[Gambas:Video 20detik]



(raw/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT