Liverpool Geram! Suporternya Dilarang Masuk Stadion, Disemprot Merica

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 29 Mei 2022 11:38 WIB
PARIS, FRANCE - MAY 28: Liverpool fans prior to the UEFA Champions League final match between Liverpool FC and Real Madrid at Stade de France on May 28, 2022 in Paris, France. (Photo by Harriet Lander/Copa/Getty Images)
Suporter Liverpool di Stade de France. (Foto: Harriet Lander/Copa/Getty Images)
Paris -

Liverpool geram melihat suporternya dilarang masuk ke stadion final Liga Champions, bahkan disemprot merica oleh petugas. The Reds meminta insiden itu diusut.

Liverpool menghadapi Real Madrid di Stade de France, Paris, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB, di final Liga Champions. Si Merah kalah 0-1 di laga tersebut, usai gawangnya dibobol Vinicius Junior.

Selain sorotan atas pertandingan, yang mana kick off sempat ditunda, ada insiden yang juga menyita perhatian. Momen itu adalah ketika beberapa suporter Liverpool dilarang masuk ke stadion.

Beberapa suporter Liverpool tak bisa masuk ke stadion, meski sudah memegang tiket pertandingan. Belum sampai di situ, kepolisian Paris juga terlihat menyemproti penggemar dengan semprotan merica.

Kekacauan yang terjadi di luar stadion Stade de France juga berimbas ke dalam stadion. Telatnya suporter Liverpool masuk ke stadion membuat kick off pertandingan sampai ditunda selama setengah jam lebih.

PARIS, FRANCE - MAY 28: The big screen inside the stadium displays a message confirming a delayed kick off due to a security issue prior to the UEFA Champions League final match between Liverpool FC and Real Madrid at Stade de France on May 28, 2022 in Paris, France. (Photo by Marc Atkins/Getty Images)Pengumuman dari panitia pertandingan final Liga Champions soal laga ditunda. Foto: Marc Atkins/Getty Images

Insiden itu direkam salah satu jurnalis, yang kemudian viral di media sosial. Melihat penggemarnya mendapat perlakuan tak menyenangkan, Liverpool langsung membuat pernyataan.

Liverpool mengecam insiden itu, dengan mengaku kecewa dengan penyelenggara. Tak cuma itu, tim yang dilatih Juergen Klopp tersebut juga meminta penyelidikan oleh UEFA.

"Kami sangat kecewa dengan masalah masuk stadion dan kerusakan perimeter keamanan yang dihadapi penggemar Liverpool malam ini di Stade de France," tulis pernyataan Liverpool.

"Ini adalah pertandingan terbesar di sepakbola Eropa, dan para pendukung tidak harus mengalami adegan yang telah kita saksikan malam ini. Kami telah secara resmi meminta penyelidikan resmi atas penyebab masalah yang tidak dapat diterima ini," tegas Liverpool.

(yna/krs)