ADVERTISEMENT

Kroos Sempat Ragu Real Madrid Bisa Juara Liga Champions 2021/2022

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 02 Jun 2022 17:45 WIB
PARIS - (LR) Toni Kroos of Real Madrid, Luka Modric of Real Madrid during the UEFA Champions League final match between Liverpool FC and Real Madrid at Stade de Franc on May 28, 2022 in Paris, France. ANP | DUTCH HEIGHT | MAURICE VAN STONE (Photo by ANP via Getty Images)
Toni Kroos awalnya tidak cukup yakin Real Madrid bisa juara Liga Champions. (Foto: ANP via Getty Images/ANP)
Madrid -

Real Madrid sukses mengalahkan Liverpool untuk merebut gelar Liga Champions ke-14. Toni Kroos mengaku sempat meragukan kans juara Madrid.

El Real memulai kompetisi Eropa musim ini dengan kurang meyakinkan. Setelah cuma menang tipis 1-0 di markas Inter Milan, Madrid malah dipermalukan tim gurem Sherif Tiraspol 1-2 di kandang sendiri.

Namun, Madrid merespons dengan sukses menjuarai grupnya untuk lolos ke fase gugur. Dari sinilah kisah-kisah comeback sensasional Real Madrid dimulai dengan menyingkirkan tim-tim tangguh macam Paris Saint-Germain (16 besar), juara bertahan Chelsea (perempatfinal), Manchester City (semifinal), sebelum menundukkan Liverpool 1-0 di final untuk menempati singgasana juara.

Bagi Toni Kroos, sukses itu berarti dia sudah memenangi lima trofi Liga Champions di sepanjang kariernya. Empat medali juara dimenangi gelandang top Jerman itu bersama Madrid, dan satu lainnya bersama Bayern Munich.

"Memenangi Liga Champions itu selalu sulit dan sering kali dramatis," ungkap pemain berusia 32 tahun ini kepada Sport1. "Mungkin musim ini secara khusus dramatis, tapi bagiku kelima titelnya [Liga Champions] mempunyai nilai yang sama."

"Namun, kalau harus jujur, mungkin gelar yang ini tidak kuduga bisa dimenangi di antara lima," tutur pemenang Piala Dunia 2014 itu.

Dominasi Real Madrid di Liga Champions dalam delapan tahun terakhir tidak lepas dari peran trio gelandangnya: Kroos-Luka Modric-Casemiro. Meski ketiganya sudah berusia 30an, trio gelandang Madrid itu masih tetap yang terbaik di Eropa.

"Maaf ya, kurasa kami tidak akan berakhir," canda dia. "Tidak, sekarang serius tentu saja kami ingin terus bermain di level ini. Masing-masing dari kami paham satu sama lain apa yang bisa dilakukan dan apa yang tidak. Itu membantu kami terutama di laga-laga penting, kami sudah terbiasa."

"Kami juga memiliki dua pemain lain di tim ini [Fede] Valverde dan [Eduardo] Camavinga, yang pastinya mendesak kami, baik dari start maupun dari bangku cadangan. Ini sangat penting dan akan semakin penting karena pada akhirnya mereka akan menggantikan kami sepenuhnya," Kroos menjelaskan.

(rin/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT