ADVERTISEMENT

CEO Man City: Real Madrid Beruntung Juara Liga Champions

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 27 Jun 2022 19:00 WIB
MADRID, SPAIN - MAY 04: Karim Benzema of Real Madrid celebrates with team mates following the final whistle of the UEFA Champions League Semi Final Leg Two match between Real Madrid and Manchester City at Estadio Santiago Bernabeu on May 04, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by Jonathan Moscrop/Getty Images)
Bos Manchester City Ferran Soriano menyebut Real Madrid tidak pantas menjuarai Liga Champions musim lalu. (Foto: Getty Images/Jonathan Moscrop)
Manchester -

CEO Manchester City Ferran Soriano meyakini Real Madrid tidak layak memenangi Liga Champions 2021/2022. Menurut dia, Madrid juara karena beruntung.

Los Blancos berhasil mengangkat trofi kejuaraan Eropa paling bergengsi untuk kali ke-14 di Paris, akhir bulan lalu. Madrid mengalahkan Liverpool 1-0 di final, meski tertekan di hampir sepanjang pertandingan.

Perjalanan Madrid menuju tangga juara pun terbilang unik. Selepas lolos sebagai juara grup, Madrid menyingkirkan Paris Saint-Germain (babak 16 besar), Chelsea (perempatfinal), dan Man City (semifinal) dengan comeback-comeback ciamik usai tertinggal secara agregat.

Dengan kesuksesan itu, Real Madrid berarti sudah memenangi Liga Champions lima kali dalam 10 musim terakhir. Sedangkan Man City mesti harus menunggu untuk memenangi trofi si Kuping Besar, usai laju terjauhnya cuma sekali final pada 2021.

"Orang-orang sekarang membicarakan tentang sukses Real Madrid di Liga Champions, dan saya kira adil dengan mengatakan bahwa ada sedikit keberuntungan," ucap Soriano kepada podcast Dr. Football.

"Mungkin saya bisa mengatakan bahwa mereka pantas kalah melawan PSG, Chelsea, Manchester City, dan Liverpool," sambung mantan bos Barcelona itu.

The Citizens sendiri juga menuai sorotan karena belum juga mampu menaklukkan Eropa padahal sudah melakukan investasi besar-besaran. Soriano menegaskan Liga Champions bukanlah target utama timnya, melainkan Premier League.

"Orang-orang tidak ingat bahwa Madrid pernah memiliki sebuah tim fantastis pada era 80an, dan mereka toh tidak memenangi Liga Champions," sambung dia.

"Liga Champions sendiri bukanlah inti dari target kami karena keberuntungan memainkan peran, ada beberapa pertandingan di mana anda bisa tersingkir kalau keberuntungannya tidak memihak anda, seperti kami di semifinal. Sedangkan siapapun yang memenangi liga adalah klub terbaik, dan itulah penghidupan kami, dan apa yang kami lakukan untuk hidup," lugas Soriano.



Simak Video "Perpisahan Emosional Marcelo dengan Real Madrid"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT