Momen Blunder Konyol Kiper Leipzig, Berujung Gol di Liga Champions

ADVERTISEMENT

Momen Blunder Konyol Kiper Leipzig, Berujung Gol di Liga Champions

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 07 Sep 2022 14:00 WIB
LEIPZIG, GERMANY - SEPTEMBER 06: Peter Gulacsi and Amadou Haidara of RB Leipzig look dejected following their sides defeat in  during the UEFA Champions League group F match between RB Leipzig and Shakhtar Donetsk at Red Bull Arena on September 06, 2022 in Leipzig, Germany. (Photo by Cathrin Mueller/Getty Images)
Gulacsi (kiri) melakukan blunder fatal yang merugikan timnya. Foto: Getty Images/Cathrin Mueller
Leipzig -

Kiper RB Leipzig Peter Gulacsi melakukan blunder konyol berujung gol dalam laga melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions. Kejadian itu menjadi awal dari mimpi buruk Die Roten Bullen hingga akhirnya kalah telak 1-4.

Bermain di Red Bull Arena, Rabu (7/9/2022) dini hari WIB, segalanya masih tampak baik-baik saja bagi Leipzig hingga menit ke-16. Setelahnya, yang terjadi adalah bencana.

Gulacsi bergerak keluar dari kotak penalti untuk menerima umpan dan bola bisa dikuasai. Sekilas tak ada yang bahaya dari situasi itu. Kiper asal Hungaria itu seharusnya dengan mudah bisa mengoper bola kembali kepada rekan setimnya yang lain.

Apalagi saat itu ada dua pemain Leipzig, masing-masing di sisi kiri dan kanan yang turun untuk menjadi opsi. Namun alih-alih segera mengumpan, ia malah bermain-main sebentar.

Winger Shakhtar, Marian Shved mulai mendekatinya. Di situlah tiba-tiba ia membuat kesalahan. Bola lepas dari penguasaan dan mengarah kepada Shved. Tanpa basa-basi, pemain 25 tahun itu langsung menghukum Gulacsi.

Shved melepaskan tembakan mendatar dari jarak sekitar 27 meter yang bergerak masuk ke gawang Leipzig. Gulacsi langsung tertunduk lesu.

Mimpi buruk Leipzig di laga itu pun berlanjut. Meski sempat menyamakan kedudukan di menit ke-57 lewat Mohamed Simakan, namun Shakhtar berhasil menambah tiga gol lagi lewat Shved (58'), Mykhailo Mudryk (76'), dan Lassina Traore (85').

"Gol pembuka mereka adalah kesalahan fatal dari saya dan harusnya tak terjadi. Kami berupaya bangkit setelahnya dan berhasil menyamakan kedudukan," ujar Gulacsi seusai laga, dikutip situs resmi klub.

"Gol kedua dari Shakhtar Donetsk betul-betul menghukum kami secara mental. Sulit diterima. Jika melihat lagi laga tadi, kami tampil maksimal selama 90 menit, tapi kami tak mau meremehkan apapun."

"Kami harus segera membalikkan situasi. Kami ingin menunjukkan reaksi yang bagus hari ini, tapi tak berhasil. Kami tak bermain buruk. Empat gol mereka itu seperti bunuh diri empat kali dari kami," jelasnya menyesali hasil ini.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT