Viral Fans Klub Irlandia Olok-olok Kematian Ratu Elizabeth II

ADVERTISEMENT

Viral Fans Klub Irlandia Olok-olok Kematian Ratu Elizabeth II

Bayu Baskoro - Sepakbola
Sabtu, 10 Sep 2022 12:30 WIB
Dublin , Ireland - 8 September 2022; Shamrock Rovers supporters before the UEFA Europa Conference League Group F match between Shamrock Rovers and Djurgården at Tallaght Stadium in Dublin. (Photo By Eóin Noonan/Sportsfile via Getty Images)
Fans Shamrock Rovers mengolok-olok kematian Ratu Elizabeth II. (Foto: Sportsfile via Getty Images/Eóin Noonan)
Dublin -

Fans klub Irlandia, Shamrock Rovers, mengolok-olok kematian Ratu Elizabeth II di laga UEFA Conference League. Video aksi mereka viral di media sosial.

Shamrock Rovers menjamu Djurgarden dalam laga pertama Conference League di Stadion Tallaght, Jumat (9/9/2022). Pertandingan digelar tak lama setelah wafatnya Ratu Inggris Raya, Elizabeth II.

Mangkatnya Ratu Elizabeth II menjadi cemoohan fans Shamrock Rovers di tribun. Para penggemar menyanyikan chants hinaan kepada Ratu Elizabeth II dengan menggunakan nada lagu populer "Baby Give It Up" yang dipopulerkan KC & The Sunshine Band.

"Lizzy's in a box, in a box! Lizzy's in a box!" begitu nyanyian Shamrock Rovers yang memiliki arti 'Lizzy (panggilan umum untuk nama Elizabeth) di dalam peti'.

Video chants Shamrock Rovers viral di media sosial. Mayoritas warganet dari Britania Raya mengutuk keras olok-olok yang ditujukan kepada pemimpin mereka tersebut.

Shamrock Rovers menyesalkan apa yang dilakukan penggemar mereka di tribun. Tim berjuluk Hoops itu menegaskan chants olok-olok itu bertentangan dengan nila-nilai klub.

"Shamrock Rovers FC menyadari nyanyian sekelompok individu pada pertandingan tadi malam. Nyanyian yang sangat tidak sensitif dan tak berperasaan seperti itu tidak dapat diterima di klub kami dan bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut Shamrock Rovers FC," begitu isi pernyataan resmi Shamrock Rovers.

Irlandia memiliki sejarah panjang dengan Kerajaan Inggris dan pernah menjadi bagian dari Britania Raya pada 1801-1922. Irlandia memerdekakan diri di tahun 1922, tapi Kerajaan Inggris masih berkuasa atas wilayah Irlandia Utara.

Ketegangan antara kaum republikan Irlandia dengan pihak loyalis Britania Raya di Irlandia Utara memicu konflik pada akhir 1960-an, era ketika Ratu Elizabeth II sudah berkuasa di Inggris. Paramiliter Irlandia bentrok dengan paramiliter Irlandia Utara yang didukung angkatan bersenjata Inggris.

Konflik tersebut dikenal sebagai The Troubles dan berjalan 30 tahun hingga Persetujuan Belfast disepakati pemerintah Britania Raya dan Republik Irlandia pada 1998. Total korban tewas selama The Troubles mencapai lebih dari tiga ribu orang.



Simak Video "Meghan Markle Bicara Terkait Meninggalnya Ratu Elizabeth II"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/aff)

ADVERTISEMENT