Mane Sudah 25 Gol, Masuk Daftar Pemain Elite Afrika di Liga Champions

ADVERTISEMENT

Mane Sudah 25 Gol, Masuk Daftar Pemain Elite Afrika di Liga Champions

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 05 Okt 2022 16:51 WIB
MUNICH, GERMANY - OCTOBER 04:  Sadio Mane of FC Bayern Muenchen in action during the UEFA Champions League group C match between FC Bayern M√ľnchen and Viktoria Plzen at Allianz Arena on October 04, 2022 in Munich, Germany. (Photo by Boris Streubel/Getty Images)
Sadio Mane masuk daftar elite pemain Afrika di Liga Champions (Getty Images/Boris Streubel)
Munich -

Sadio Mane bikin gol saat Bayern Munich menyikat Viktoria Plzen di Liga Champions. Gol itu membuatnya masuk daftar yang tidak bisa diisi sembarang pemain.

Mane dibeli dari Liverpool musim panas lalu setelah enam tahun bermain di sana. Kedatangan Mane bersamaan dengan kepergian Robert Lewandowski ke Barcelona.

Itu artinya Mane memang diproyeksikan jadi pengganti Lewandowski yang sebelumnya adalah mesin gol Bayern. Catatan gol Mane dan pencapaiannya di Liverpool jadi modalnya.

Awal sih berjalan manis ketika Mane langsung tancap gas dengan empat gol di empat laga. Tapi, setelah itu Mane menurun yang dibarengi juga dengan performa buruk Bayern yang gagal menang di empat laga beruntun Bundesliga.

Mane malah lebih parah, karena tak mencetak gol sama sekali di lima laga beruntun sebelum akhirnya dituntaskan akhir pekan lalu ke gawang Bayer Leverkusen. Dia mencetak satu gol dan satu assist.

Setelah itu Mane kembali unjuk gigi saat Bayern menjamu Viktoria Plzen di Matchday Ketiga Liga Champions semalam. Mane membuat satu gol dan satu assist lagi yang turut membawa Die Roten menang 5-0.

Sadio Mane kini masuk daftar elite para pemain Afrika dengan minimal 25 gol atau lebih di Liga Champions, setelah Samuel Eto'o, Didier Drogba, dan Mohamed Salah. Dia juga jadi pemain keempat setelah Dietmar Hamann, Philippe Coutinho, dan Xabi Alonso yang bikin gol untuk Liverpool serta Bayern di ajang tersebut.

Performa itu membuat Mane senang bukan main karena bisa menjaga ritme mencetak gol. Pemain asal Senegal itu mengakui tidak mudah untuk beradaptasi dengan tim dan gaya permainan baru, setelah enam musim yang intens bareng Liverpool.

Namun, Mane berharap dia bisa konsisten untuk menjaga performa ke depannya.

"Ya, sejauh ini berjalan baik-baik saja. Tidak mudah berganti klub itu loh. Saya menjalani delapan tahun yang menyenangkan di Inggris, dua tahun di Southampton lalu enam tahun di Liverpool, kini saya di negara baru. Tidak mudah karena segalanya berubah begitu saja; orang-orang, latihan, semuanya," ujar Sadio Mane di situs resmi UEFA.

(mrp/yna)