sepakbola

Barcelona Didepak Inter, Laporta: Kami Dirugikan Keputusan Wasit

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Barcelona Didepak Inter, Laporta: Kami Dirugikan Keputusan Wasit


Novitasari Dewi Salusi - detikSepakbola

Insiden tekel Pau Cubarsi kepada Lautaro Martinez yang berujung penalti (Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo)
Insiden tekel Pau Cubarsi kepada Lautaro Martinez yang berujung penalti (Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo)
Jakarta -

Barcelona disingkirkan Inter Milan di semifinal Liga Champions. Presiden Barcelona Joan Laporta menyoroti kepemimpinan wasit di laga itu.

Barcelona terhenti di semifinal setelah kalah 3-4 dari Inter di leg kedua semifinal. Pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza pada Rabu (7/5/2025) dini hari WIB itu harus dituntaskan lewat extra time.

Barcelona tersingkir dengan agregat 6-7. Pada leg pertama di kandang Barcelona, kedua tim bermain imbang 3-3.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertandingan leg kedua, ada sejumlah keputusan wasit yang menjadi sorotan. Salah satunya penalti untuk Inter di babak pertama.

Penalti itu didapat Inter setelah wasit Szymon Marciniak meninjau VAR atas tekel Pau Cubarsi kepada Lautaro Martinez. Hakan Calhanoglu yang maju sebagai eksekutor penalti lantas sukses menjalankan tugasnya untuk membawa Inter unggul 2-0.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Barcelona juga mengklaim layak mendapat penalti setelah bek Inter Francesco Acerbi melakukan handball. Namun, tidak ada hukuman dari wasit untuk kejadian ini.

"Kemarin memang bukan rejekinya, kami berjuang untuk lolos ke final di Munich, tapi tidak terjadi," ujar Laporta seperti dilansir Football Italia.

"Pada dasarnya karena keputusan wasit yang merugikan kami, tapi itu harus membuat kami lebih kuat jadi kami harus punya mentalitas yang dibutuhkan untuk juara LaLiga."

"Setelah kekalahan kemarin, ini jadi momen yang berat. Seperti yang saya bilang, final dalam jangkauan, tapi memang bukan rejekinya. Kami berjuang untuk mewujudkannya, tapi gagal," kata Laporta.


(nds/cas)











Hide Ads