Unek-unek Mbappe

Unek-unek Mbappe

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 29 Jan 2026 22:00 WIB
Unek-unek Mbappe
Kylian Mbappe menegaskan bahwa Real Madrid memang pantas kalah dari Benfica. (Foto: REUTERS/Susana Vera)
Jakarta -

Real Madrid menelan kekalahan saat melawan Benfica di Liga Champions. Kylian Mbappe mengakui bahwa El Real memang pantas tumbang.

Bertanding di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, Madrid kalah 2-4 dari Benfica. Dalam laga itu, Madrid harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain.

Mbappe membawa Madrid unggul lebih dulu pada menit ke-30. Saat jeda, tim asuhan Alvaro Arbeloa dibobol dua kali oleh Si Elang via gol Andreas Schjelderup dan Vangelis Pavlidis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada babak kedua Madrid kian tertinggal setelah Schjelderup mencetak brace pada menit ke-58. Mbappe membuat kedudukan menjadi 2-3 dengan gol pada menit ke-58.

ADVERTISEMENT

Di sisa pertandingan, Benfica menambah gol pada menit ke-90+8. Kiper Benfica Anatolly Trubin yang mencatatkan gol. Sebelum gol Trubin, dua pemain Madrid, Raul Asencio dan Rodrygo Goes mendapat kartu merah.

"Dalam sepak bola, pertandingan dimulai dari menit ke-0 dan bukan menit ke-45, jadi pada akhirnya kekalahan ini memang pantas kami terima. Saya tidak bisa mengatakan bahwa ini tidak layak karena kami tidak bermain cukup baik untuk memenangkan pertandingan," kata Mbappe di situs Madrid.

"Kami tidak bermain bagus, sementara mereka sebaliknya. Melawan Benfica di kandang mereka selalu sulit. Kami sudah mengetahui hal itu sebelumnya, dan menurut saya, ini adalah kesalahan kami sendiri," kata dia menambahkan.

Madrid harus menjalani playoff karena finis di posisi kesembilan di klasemen Liga Champions. Di babak playoff, ada peluang Madrid kembali berhadapan dengan Benfica. Mbappe mengomentari kemungkinan Los Blancos bertemu lagi dengan Si Elang.

"Kita lihat saja apa yang akan terjadi, namun ada kemungkinan kami akan kembali ke sini. Jika itu terjadi, kami akan kembali dengan intensitas dan niat yang berbeda. Bola-bola pertama dan duel yang mereka menangkan bukanlah soal kualitas atau taktik, melainkan masalah keinginan untuk menang yang lebih besar daripada lawan," kata Mbappe.




(cas/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads