sepakbola

Bayer Leverkusen Vs Arsenal: Saat Analogi Bohlam Mikel Arteta Diledek

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Bayer Leverkusen Vs Arsenal: Saat Analogi Bohlam Mikel Arteta Diledek


Yanu Arifin - detikSepakbola

Manajer Arsenal, Mikel Arteta. (Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Manajer Arsenal, Mikel Arteta. (Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs)
London -

Bayer Leverkusen akan melawan Arsenal di 16 besar Liga Champions. Die Werkself meledek manajer The Gunners, Mikel Arteta soal analogi bohlamnya.

Leverkusen akan menjamu Arsenal di Bay Arena, Leverkusen, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Jelang pertandingan leg pertama itu, wakil Bundesliga membuat video ledekan untuk lawannya.

Akun media sosial Leverkusen membuat video yang meledek Arteta soal analogi bohlamnya. Momen manajer Spanyol itu memberi pidato motivasi ke Arsenal dengan menggunakan bohlam disindir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayer Leverkusen meledek dengan segera menutup banyak stop kontak di ruang gantinya dengan lakban. Seseorang dalam video itu juga menyembunyikan kabel colokan agar tak dipakai Arteta untuk menyalakan bohlam.

Momen Arteta menggunakan bohlam pertama kali terlihat dalam dokumenter Arsenal berjuluk All or Nothing pada 2022. Film tersebut dibuat saat Meriam London tengah bersaing merebut gelar Premier League. Bohlam digunakan Arteta untuk meminta pemainnya saling terkoneksi dan bersinar di lapangan.

ADVERTISEMENT

"(Thomas) Edison menemukan lampu pijar. Hari ini saya ingin melihat tim yang terhubung, karena lampu pijar sendirian tidak berarti apa-apa. Saya ingin melihat tim yang terhubung satu sama lain dan bersinar," katanya, sembari memegang bohlam.

"Dan Anda ingin menyampaikan kepadanya (rekan timmu) cahaya, energi, dan gairah, serta cara kamu bermain sepakbola, dan kalian berdua sama. Dan masing-masing dari kita memainkan permainan ini dengan terhubung, karena apa yang terjadi ketika kita bermain terhubung, teman-teman?"

"Apa yang akan terjadi selanjutnya? Kita akan terhubung dengan 60.000 orang (para penggemar) yang menciptakan energi lebih besar.

"Karena pada akhirnya, listriklah, yang melalui panas, menciptakan cahaya dan kehidupan. Karena jika tidak, akan gelap gulita jika orang ini tidak punya ide untuk melakukannya.

'"Dan saya ingin kalian bermain seperti ini hari ini, karena seberapa baik pun kita, itu tergantung pada satu hal."

"Yang membuat kita istimewa adalah sikap kita, dan hari ini aku ingin kalian bermain dengan sikap itu. Keluar sana, nyalakan cahayanya, dan mainkan sepakbola. Ayo!" katanya.

Di musim 2022/2023, Arsenal memang nyaris juara. Skuad Arteta malah melemah di akhir musim, sehingga disalip Manchester City, yang akhirnya mengangkat titelnya.

Musim ini, Arsenal tengah kembali bersaing memerebutkan gelar juara. Bukayo Saka dkk masih memimpin persaingan di semua ajang, dari Liga Inggris hingga Liga Champions.


(yna/bay)











Hide Ads