Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions musim ini. Pertandingan ini akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Sabtu, 30 Mei 2026 mendatang. Keduanya memiliki catatan yang sama bagus dalam perjalanan Liga Champions mereka musim ini.
The Gunners masih menyandang status sebagai tim yang belum terkalahkan. Dalam 14 pertandingan, tim London Utara membukukan sebanyak 11 kemenangan dan tiga hasil imbang. Sedangkan Les Parisiens sudah menelan dua kekalahan. Namun, tim asuhan Luis Enrique itu berhasil membukukan 10 kemenangan dan empat hasil imbang dalam laga lainnya. Pertandingan ini akan jadi duel antara tim paling produktif dan tim dengan pertahanan terbaik.
PSG lolos ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Bayern Munich dengan agregat 6-5. Laga hujan gol tersebut diselimuti oleh keputusan kontroversial dari wasit yang merugikan Die Bavarians. Pelatih Bayern, Vincent Kompany menyebut wasit tidak ingin mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Nuno Mendes yang mengenai bola dengan tangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus melihat ke beberapa fase di dua pertandingan yang ditentukan oleh official. Ini tidak pernah jadi alasan, tapi itu penting. Kalau Anda melihat ke kedua pertandingan, terlalu banyak yang merugikan kami, tapi kami berusaha melawan tim PSG yang fantastis." ujar Kompany kepada TNT Sports dilansir dari detikSport.
Di sisi lain, Arsenal melaju ke final Liga Champions tanpa perlu banyak bikin gol di fase gugur. Tim Meriam London itu memastikan tiket partai puncak Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid. Pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, Arsenal menang 1-0 lewat gol tunggal Bukayo Saka di penghujung babak pertama.
Tim asuhan Mikel Arteta tersebut menang dengan agregat 2-1 setelah berimbang di leg pertama. Hasil ini menjaga peluang Arsenal untuk mengawinkan piala UCL dan Premier League di akhir musim jika mampu menjaga tren positif. Terakhir kali Arsenal lolos ke final Liga Champions adalah pada tahun 2006. Perjalanan mereka berakhir di final setelah kalah 1-2 dari Barcelona di final pada tahun itu.
Beralih ke topik lain yang tak kalah hangat di dunia sepakbola. Raja Liga Champions, Real Madrid, sedang dalam kondisi krisis. Federico Valverde alami cedera kepala saat sesi latihan. Dirinya dikabarkan terlibat keributan dengan Aurelien Tchouameni. Tak hanya itu, Valverde sampai harus dilarikan ke rumah sakit akibat kejadian ini.
Rumor keretakan ruang ganti El Real pun tersebar luas di jagat media sosial para penikmat sepakbola. Real Madrid dalam pernyataan resminya mengumumkan, Federico Valverde mengalami cedera otak traumatis. Pemain Uruguay tersebut diprediksi absen 10-14 hari. Ini berarti dirinya akan melewatkan tiga pertandingan termasuk laga tandang ke Barcelona akhir pekan ini.
"Setelah pemeriksaan yang dilakukan pada pemain kami Fede Valverde oleh Departemen Medis Real Madrid, dia didiagnosa mengalami cedera otak traumatis," bunyi pernyataan Real Madrid di laman resminya dilansir dari detikSport.
Akibat kejadian ini Real Madrid juga sudah menyiapkan hukuman bagi Valverde dan Tchouameni berupa denda dan/atau sanksi disiplin. Lewat media sosialnya Valverde mengkonfirmasi kejadian tersebut namun dia menyangkal jika keributan itu sampai adu pukul.
"Kemarin kami ada adu argumen. Dengan tidak sengaja, kepala saya menghantam meja dan terluka kecil di dahi yang selanjutnya harus ke rumah sakit," paparnya.
Lalu bagaimana prediksi final UCL antara Arsenal dan PSG? Apa saja yang harus dibenahi oleh Real Madrid agar musim depan tidak ada lagi krisis pemain? Saksikan analisisnya dalam segmen d'Hattrick bersama redaktur detikSport sore ini!
Menuju dalam negeri, detikSore akan mengulas kematian anggota BPK RI, Haerul Saleh. Mengutip detikNews, kebakaran dilaporkan warga pada pukul 07.53 WIB. Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02 Tanjung Barat, Jaksel. Saat kejadian, Ketua RT setempat sudah meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran.
Bagaimana kronologinya? Bagaimana sepak terjang Haerul Saleh? Simak laporan langsung Jurnlais detikcom langsung dari lokasi.
Fenomena takut rugi dan takut ketinggalan kini menjadi dilema yang dekat dengan kehidupan Gen Z dan milenial, terutama dalam mengambil keputusan finansial dan investasi. Di satu sisi, banyak orang memilih menahan diri karena khawatir salah langkah dan kehilangan uang. Namun di sisi lain, derasnya tren di media sosial serta cerita "cuan cepat" dari lingkungan sekitar memunculkan tekanan untuk ikut bergerak agar tidak merasa tertinggal. Kondisi ini membuat banyak anak muda berada di persimpangan antara bermain aman atau mengambil risiko secara impulsif.
Sunsetalk hari ini membahas bagaimana rasa takut dan FOMO dapat mempengaruhi cara seseorang mengambil keputusan, termasuk dampaknya terhadap kondisi finansial maupun mental. Perbincangan juga akan mengulas cara mengenali batas risiko pribadi, pentingnya memiliki tujuan finansial yang jelas, hingga bagaimana menjaga emosi di tengah tren investasi yang terus berubah. Simak langsung diskusinya jelang petang nanti.
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"











































