Presenter ESPN, Dan Thomas, dirujak gara-gara komentarnya soal ingin menghajar manajer Arsenal, Mikel Arteta. Ia langsung meminta maaf.
Melansir Standard, awalnya Thomas menyoroti gaya Arteta di semifinal Liga Champions antara Arsenal vs Atletico Madrid. Manajer Meriam London itu dinilai banyak tingkah di tepi lapangan Emirates Stadium, Rabu (6/5) dini hari WIB.
Arteta, seperti biasa, memang tampak bersemangat memberi instruksi dari tepi lapangan. Sampai ada momen yang akhirnya jadi sorotan Thomas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu terjadi di menit-menit akhir, saat Arteta dianggap berlebihan. Manajer asal Spanyol itu terlihat berlarian mengejar bola keluar, kemudian mengganggu pemain Atletico yang hendak melakukan lemparan ke dalam.
Thomas, yang memandu pertandingan itu, kemudian bertanya kepada rekannya. Ia menyiratkan kesal melihat tingkah Mikel Arteta, meski dengan nada yang terdengar bercanda.
Punch Arteta in the face? Stewart Robson used to play for us, be the voice of Arsenal TV, and was player of the season in 84-85.
β The Arsenal Tom (@TheArsenalTom) May 6, 2026
What a disgraceful thing for anyone to say as a broadcaster. Shameful @ESPNFC pic.twitter.com/r8PUFQ1DKA
"Pada tahap mana, sebagai pelatih lawan, Anda ingin memukul Arteta di wajah? Seberapa besar hal itu membuat Anda kesal?" katanya.
Pundit Craig Burley sempat membela Arteta. Ia menilai Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid, juga bertingkah sama. "Tunggu dulu, keduanya sama-sama buruk," katanya.
"Menurut saya, hari ini, Arteta lebih 'Simeone' daripada Simeone sendiri," balas Thomas.
"Lihat saja cara dia berlari-lari di akhir pertandingan. Sebagai pelatih tim lawan, pasti frustrasi, kan?" katanya.
Komentar itu kemudian disorot. Thomas dirujak karena dianggap terlalu kasar. Ia kemudian meminta maaf, mengakui kata-katanya cukup konyol.
"Saya hanya ingin menyinggung sesuatu yang saya katakan kemarin, sebuah komentar spontan yang terdengar sangat kasar," katanya.
"Jelas, itu tidak dimaksudkan untuk terdengar seperti itu. Saya telah memikirkannya hari ini dan seharusnya saya bisa mengungkapkannya dengan cara yang jauh lebih baik.
"Jadi, ke depannya saya pasti akan berusaha untuk tidak mengatakan hal-hal yang konyol," katanya.
Di laga itu, Mikel Arteta bisa membawa Arsenal menang 1-0. The Gunners maju ke final Liga Champions, dan akan melawan Paris Saint-Germain.
Baca juga: Arsenal Harus Pede Hadapi PSG |
(yna/pur)











































