RB Leipzig takluk 1-4 di markas Real Madrid. Pelatih Si Banteng Merah Martin Demichelis merasa timnya tak seburuk itu, tapi kualitas lawan tak bisa disangkal.
RB Leipzig mencoba membendung Madrid dan merapatkan pertahanan. Akan tetap mereka cuma mampu menunda gol tercipta, dengan tuan rumah membuka keunggulan jelang turun minum lewat Bernardo Silva.
Gol cepat Arda Guler pada babak kedua, tepatnya di menit ke-52 makin membuka jalan Madrid. Kylian Mbappe dan Yan Diomande lantas menambah gol di sisa waktu, sementara Leipzig cuma sempat mengubah skor jadi 1-3 melalui Tidiam Gomis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Madrid Vs Leipzig: El Real Menang 4-1 |
Pelatih Leipzig Martin Demichelis menilai timnya sudah sempat meredam Madrid. Akan tetapi kualitas individu tuan rumah memang tak bisa dikesampingkan.
Madrid menemuka jalan lewat para pemain yang brilian.
"Saya tak suka kalah. Tapi kami jadi tim yang berbebda dibandingkan akhir pekan lalu melawan Bayern Munich. Kami tidak merasa tak nyaman saat tidak menguasai bola dekat gawang kami sendiri, bahkan ketika kami dekat dengan gawang kami sendiri," ungkapnya di situs UEFA.
"Kami menciptakan peluang-peluang bagus dan Thibaut Courtois menunjukkan alasan dia dikenal sebagai kiper terbaik di dunia."
"Saya sudah sering ke sini dan ini kerap terjadi, Anda main bagus dan tetap...Madrid yang menang. Saya pikir kami nyaman saat menahan mereka, tapi lalu kualitas individu Madrid sulit dihadapi."
"Menurut saya mereka adalah salah satu favorit juara di liga dan Liga Champions."
(raw/ran)
