Mourinho 'Musuh Baru' Wenger?

Mourinho 'Musuh Baru' Wenger?

- Sepakbola
Sabtu, 06 Agu 2005 16:34 WIB
Jakarta - Jose Mourinho berhasil memperbaiki hubungannya dengan Alex Ferguson. Entah apakah ia mau dan mampu melakukan hal serupa dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger.Dua musim lalu, sewaktu masih menangani FC Porto, Mourinho pernah disemprot Fergie di ruang ganti pemain, usai timnya mengalahkan MU 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada 26 Februari 2004.Fergie menuding kiper Porto Vitor Baia melakukan diving yang mengakibatkan kapten MU Roy Keane diusir dari lapangan. Kala itu manajer asal Skotlandia yang punya label Sir itu menampik uluran tangan Mourinho yang ingin bersalaman."Saya memahami Sir Alex sedikit emosi karena timnya didominasi oleh sebuah tim yang hanya bernilai 10 persen dari anggaran timnya," sindir Mourinho ketika itu.Beberapa bulan kemudian, setelah dipinang Chelsea, Mourinho langsung diwanti-wanti oleh Fergie bahwa uang berlimpah dari kantong Roman Abramovich bukanlah jaminan sukses.Tak kalah akal, Mourinho menjawabnya dengan mengatakan, "Saya setuju uang tak bisa membeli kesuksesan. Porto pernah mengalahkan MU. Jadi, dia memang betul." Sampai awal tahun 2005 Mourinho dan Fergie masih cukup sering terlibat jual-beli komentar. Namun usai laga pertama babak semifinal Piala Carling di Stamford Bridge, mereka tiba-tiba diberitakan telah menjadi "teman".Mourinho mengundang Fergie ke kantornya dan mereka mencairkan hubungan dengan minum-minum bersama dan ngobrol santai. Pujian akhirnya dikeluarkan masing-masing pihak. Fergie disebut Mourinho sebagai orang yang menyenangkan, sementara Mourinho dinilai sebagai lelaki yang cerdas oleh Fergie. Selesailah perseteruan pribadi di antara kedua manajer top itu.Lain halnya dengan Wenger. Sudahlah musuh bebuyutan Fergie -- yang sampai saat ini seperti kucing bertemu angjing alias sulit akur -- manajer Arsenal ini juga tidak takut untuk menyerang Chelsea dan Mourinho dengan kata-kata. Akibatnya, kini Wenger seperti punya dua musuh besar.Buktinya, menjelang laga Community Shield antara The Gunners versus The Blues di Stadion Millenium hari Minggu (7/8/2005) besok, Wenger masih tertarik untuk menyindir kebijakan transfer Chelsea.Ia merasa geli mengetahui Mourinho membeli Shaun Wright-Phillips seharga 21 juta poundsterling. Padahal menurut penilaiannya, harga bekas pemain Manchester City itu tidak lebih dari 10 juta pounds."Jujur sajalah, berapa sih harga Wright-Phillips? 10 juta? Betul. Jika Chelsea masuk bursa, maka harga seorang pemain bisa naik dua kali lipat. Kalau tidak, maka si pemain bernilai setengahnya saja," cetus Wenger.Dikomentari demikian Mourinho tentu tidak diam. "Setiap minggu ada saja komentar baru. Saya tertawa mendengarnya. Biarkan saja. Saya tidak menanggapinya dengan serius. Kata-kata, pertarungan, atau mind games tidak mempan buatku."Lebih lanjut Mourinho mengakui bahwa hubungan Chelsea dengan Arsenal tak lebih dari sekadar hubungan profesional. Beda halnya dengan keakraban yang telah terjalin antara pihaknya dengan Manchester United."Jika kami bertanding melawan MU, Sir Alex Ferguson dan asistennya selalu menunggu dan mengundang kami untuk masuk ke ruangan mereka. Di sana sudah ada botol anggur, televisi, dan makanan. Kami lalu duduk, ngobrol, dan tertawa-tawa," tuturnya. "Jika di minggu berikutnya kami terlibat jual-beli kata-kata, yang oleh pers diartikan sebagai sebuah pertarungan, maka kami cukup pintar untuk memahaminya sebagai sesuatu yang lumrah dalam sepakbola.""Dengan Arsenal," tambah Mourinho, "kami punya sebuah hubungan profesi. Tak ada yang memperlakukan kami dengan buruk. Itu hal yang benar dalam sebuah hubungan."Yang menarik untuk ditunggu adalah perkembangan hubungan Mourinho-Wenger setelah mereka berduel di ajang Community Shield besok. Apakah Wenger betul-betul akan menambah "musuh"? (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads