Pada hari ketiga Sampoerna Hijau Voli Proliga hari ketiga di GOR PKPSO Jember, Minggu (8/3/2009), Surabaya Samator yang telah memastikan satu tiket ke babak empat besar, menurunkan komposisi para pemain lokalnya, seperti kapten sekaligus tosser Didi Irwandi, Adam, Ayip Rizal, Affan Priyo Wicaksono, Aris Achmad Rizqon dan libero andalan mereka Fadlan. Β
Meski tanpa pemain asingnya asal Vietnam Kieu, namun tidak mengurangi kekuatan Samator. Para pemain Samator yang sebagian besar merupakan penghuni timnas menunjukkan superioritasnya mereka saat meladeni BNI Taplus. Set pertama berlangsung dengan menarik namun Samator masih terlalu kuat bagi BNI dan mereka menutup set pertama ini dengan skor 27-25.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Absennya Kieu memang tidak terlalu terasa karena kualitas pemain lokal yang dimiliki Samator begitu solid di setiap lininya. Ditambah lagi pulihnya spiker andalan Samator Ayip Rizal dari cidera patah jari, membuat daya gedor mereka semakin kuat dan bervariasi. Surabaya Samator pun akhirnya merebut set ketiga ini dengan skor 27-25.
Usai pertandingan, Kapten tim putra Jakarta BNI Taplus Uus Susanyah mengakui keperkasaan Samator. Ternyata Samator terlalu kuat bagi kami. Kedepannya mungkin Jakarta BNI Taplus akan melakukan regenerasi secepat mungkin untuk menatap musim berikutnya," ujarnya dalam rilis yang diterima oleh detiksport, Minggu (8/3/2009).
Sementara dari pihak Surabaya Samator, kapten tim Didi Irwandi menegaskan bahwa timnya saat ini begitu nyaman bermain dengan kemampuan pemain lokalnya. "Meski Kieu absen diseri ini, kami masih kompak dan saya bersama teman-teman sangat nyaman bermain dengan para pemain lokal kami. Kami semua telah mengenal satu sama lain dilapangan," ungkapnya. (key/arp)











































