Awal yang kurang bagus dialami Popsivo di kompetisi Sampoerna Hijau Proliga 2010. Tiga kekalahan ditelan oleh Natalya Zhukova dkk, masing-masing atas Petrokimia Gresik di Solo akhir pekan lalu, dan dua kekalahan diderita ketika berlaga di Sleman pada akhir pekan ini, yakni dari tim debutan Jakarta TNI AU dan juara bertahan Jakarta Electric PLN.
"Kami masih muda. Maunya main embat saja, tak main taktik. Di belakang, kami jelek. Sedangkan mereka senior, lebih pintar dari kami," ujar pelatih Popsivo Wandi Paweka kepada wartawan, pasca laga melawan Electric, Sabtu (6/3/2010) petang WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, meski masih punya kekurangan sehingga belum bisa tampil maksimal, Popsivo tetap mendapatkan pujian dari lawan yang baru saja mengalahkan mereka.
"Set pertama Popsivo bagus. Set kedua mereka kecolongan. Mereka masih perlu jam terbang. Mereka masih muda-muda. Bila kami beri ruang gerak, kami bisa hancur," ujar pelatih Electric Victor Laiyan.
βSecara individu, Popsivo lebih oke. Quicker mereka bagus, sementara quicker kami kurang baik,β imbuh manajer Electric Budi Kristanto.
(nar/krs)











































