Memainkan laga terakhir mereka di GOR C'Tra Arena, Bandung, Minggu (25/4/2010), Popsvio menyerah dari tangan Electric lewat pertarungan tiga set langsung, 20-25, 18-25, 18-25.
Kekalahan itu merupakan yang kedelapan kalinya bagi tim yang dimiliki Polri itu, yang berarti Popsivo tidak pernah memenangi satu pertandingan pun. Musim ini merupakan tahun keempat Popsivo tampil di Proliga dan merka masih belum dapat menembus babak empat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran pemain asal Amerika Serikat yang ikut mengantarkan negaranya merebut medali perak di Olimpiade 2008, Kim Willoughby, tidak banyak membantu Popsivo dalam usaha menaikkan performa. Bahkan, pemain berkulit hitam ini tidak dimainkan secara penuh di set kedua.
Penampilannya pun kurang menjanjikan karena jarang mendapat suplai bola dari pengumpan Zara Lautania. Sering pula, ketika mendapat umpan, tidak pernah sesuai. Namun, ketika umpan pas, smes pemain berusia 29 tahun ini sangat kencang dan sulit untuk dibendung, bahkan oleh pemain timnas Thailand H Amporn sekalipun, yang tampil baik sore ini.
Permainan anak-anak Jakarta Electric PLN memang lebih baik dalam laga ini, sebaliknya dengan Popsivo, yang seringkali melakukan kesalahan sendiri. Bahkan acapkali smes mereka membentur net atau keluar.
Dalam tiga set yang dimainkan, Popsivo tidak mampu mengimbangi permainan PLN dan selalu tertinggal dalam pengumpulan poin.
Pada laga sebelumnya, tim putra Jakarta Sananta harus mengakui kehebatan Surabaya Samator 1-3 (25-22, 24-26, 22-25, 12-25).
Bagi Sananta, kekalahan itu merupakan yang kedua kalinya berturut-turut setelah sehari sebelumnya ditundukkan Bantul Yuso Gunadarma. Sedangkan bagi Samator, kemenangan itu mengakhiri dua kekalahan beruntun setelah di hadapan pendukungnya sendiri di Malang kalah dari Palembang Bank Sumsel dan Jakarta BNI 46.
"Target pada pertandingan kali ini adalah untuk meningkatkan semangat para pemain, setelah kalah dua kali di Malang. Kami harap motivasi pemain kembali pulih untuk menghadapi babak final four," kata manajer Samator Hari Trisnardjo.
"Kami bermain baik sore ini bukan karena saya sudah bermain kembali. Ini keberhasilan tim," kata kapten Samator Ayip Rizal.
(arp/roz)











































