Kawasan Monas sejak Minggu (20/6/2010) subuh sudah didatangi banyak orang, baik yang akan mengikuti JI10K maupun yang memang terbiasa melakukan olahraga pagi di salah satu pusat keramaian di ibukota tersebut.
Laki-laki, tua-muda, dari anak-anak sampai yang sudah berusia lanjut, ramai-ramai memeriahkan JI10K yang sudah tujuh kali diadakan di Jakarta ini. Panitia mengklaim, peserta yang mendaftarkan diri mengikuti lomba ini sekitar 30 ribu, di luar pelari-pelari profesional nasional maupun internasional, yang khusus diundang untuk berpartisipasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masyarakat umum, panitia juga menyebar undangan ke sekolah-sekolah untuk berpartisipasi. Satu sekolah bisa mendaftarkan peserta sampai 100 orang.
Junero, 42, misalnya. Ia bersama keluarganya sangat antusiasi mengikuti JI10K dengan anak-anak istrinya. Ia dan keluarga tetangganya datang dari Rawamangun.
"Kami ingin ikut memeriahkan event ini, Mas. 'Kan sekalian memperingat HUT Jakarta," ujarnya. Saat ditanya apakah mereka ikut berlari 10 kilometer, Junero dan keluarganya saling tertawa.
"Ya gak lah, pada nggak kuat. Baru satu kilometer udah balik lagi," sahut istrinya. "Yang penting ikut rame-ramenya aja, Mas. Seneng sih, seru."
Selain lomba lari, ribuan warga melakukan berbagai aktivitas lain di sekitar Monas seperti bermain bola, bulutangkis, bersepatu roda dan lain-lain. Situs kesayangan Anda ini juga menggelar program kesehatan, yakni cek tekanan darah, gula-darah dan kolesterol secara gratis.
Milo selaku sponsor utama JI10K juga menggelar acara khusus untuk anak-anak yakni lomba lari 2 km. Mereka mendirikan booth-booth minuman dan snack produknya untuk diberikan secara gratis. Tercatat mereka menyediakan 70 ribu cup minuman untuk peserta secara cuma-cuma.
(a2s/a2s)











































