Reli Dakar

Korban Jatuh, Sainz Dilanda Sial

- Sport
Jumat, 14 Jan 2011 04:20 WIB
Buenos Aires - Reli Dakar kembali menelan korban ketika seorang pelintas tewas akibat bertabrakan dengan peserta reli. Di lomba, Nasser Al-Attiyah membuka peluang juara karena Carlos Sainz mengalami nasib sial.

Peristiwa nahas terjadi pada Kamis (13/1/2011) dinihari waktu setempat. Saat itu, mobil Toyota Hilux yang dikendarai pereli Argentina, Eduardo Amor, bertabrakan dengan kendaraan seorang warga.

Dilaporkan oleh kantor berita Diario y Noticias, warga tersebut yang diidentifikasi sebagai Marcelo Reales (42 tahun) tewas. Sementara Amor yang tengah merampungkan etape ke-10 yang seharusnya sudah selesai pada Rabu (12/1) tidak apa-apa.

Sementara itu, dalam penyelenggaraan etape ke-11 yang menempuh jarak 523 kilometer antara Chilecito hingga San Juan di Argentina, Jumat (14/1/2011) dinihari WIB, Al-Attiyah yang membela tim Volkswagen tampil sebagai pemenang.

Al-Attiyah yang berkebangsaan Qatar mencatat waktu 4 jam 17 menit 27 detik. Ia unggul atas Stephane Peterhansel (BMW) yang finis 1 menit 13 detik di belakangnya.

Sukses Al-Attiyah turut terdorong oleh kesialan yang menimpa Sainz. Juara bertahan reli itu mengalami patah suspensi di kilometer 410 dan butuh waktu lebih dari 1 jam untuk memperbaikinya.

Dengan reli tinggal menyisakan dua hari, Al-Attiyah saat ini memimpin klasemen kelas mobil dengan catatan waktu 14 jam 16 menit 1 detik, unggul 51 menit 49 detik atas Giniel De Villers.

Sainz saat ini masih berada di posisi ketiga dengan defisit 1 jam 27 menit 27 detik dari Al-Attiyah. Secara realistis, peluang Sainz untuk memenangi reli tahun ini sudah habis.


(arp/krs)