Jelang Olimpiade 2004
Siapa Bawa Bendera Negaranya?
Kamis, 12 Agu 2004 19:44 WIB
Jakarta - Tak perlu dipertanyakan lagi betapa bangganya seorang atlet bila ditunjuk sebagai pembawa bendera negaranya di ajang sebesar Olimpiade. Kresna Bayu pasti merasakan hal itu. Ya. Pejudo asal Jawa Tengah itu dipastikan menjadi orang Indonesia yang berjalan paling depan pada saat kontingen timnya memasuki stadion tempat digelarnya upacara pembukaan Olimpiade 2004 di Athena, Yunani, hari Jumat (13/8/2004) besok. Kresna terpilih untuk membawa bendera Merah-Putih pada momen penting tersebut.Sebenarnya yang semula direncanakan membawa bendera Indonesia tersebut adalah pebulutangkis spesialis ganda putra, Sigit Budiarto. Tapi ia diputuskan tidak ikut upacara pembukaan karena keesokan harinya harus bertanding,sehingga tugas itu diserahkan kepada Kresna.Kebanggaan serupa pasti dirasakan Dawn Staley. Meskipun Amerika Serikat punya segudang atlet hebat dan terkenal, tapi dirinyalah yang dipilih untuk mengusung bendera negaranya di Olimpiade 2004.Staley adalah pebasket putri dari klub Charlotte Sting yang telah mengoleksi dua medali emas Olimpiade. Kapten tim basket AS ini memenangi pemungutan suara yang dilakukan oleh kapten tim-tim AS yang bakal berlaga di Athena.Atlet putri lain yang akan membawa bendera pada upacara pembukaan besok adalah Kate Howey. Pejudo berusia 31 tahun itu akan menjadi wanita pertama dalam kurun waktu 20 tahun yang mengusung bendera Inggris Raya (Great Britain) di ajang Olimpiade. Cina, salah satu negara favorit juara, menyerahkan tugas kehormatan tersebut kepada pebasket Yao Ming. Sejak bermain di klub NBA Houston Rockets Yao memang menjadi ikon olahraga Negeri Tirai Bambu tersebut.Negara tetangga Indonesia, Australia, akan diwakili atlet layar Colin Beashel. Penunjukan Beashel tidaklah mengejutkan publik setempat karena ia begitu populer di Negeri Kangguru tersebut, berkat enam kali partisipasinya di pentas Olimpiade.Bagi Trinidad & Tobago, dipilihnya Ato Boldon sebagai pembawa bendera di Olimpiade 2004 kiranya pilihan yang tepat. Ia adalah salah satu sprinter terbaik dunia saat ini yang ikut mengharumkan nama negara di kawasan Karibia tersebut. Empat tahun lalu di Sydney Boldon mengutip medali perak di nomor 100 meter dan perunggu di nomor 200 meter.Ke-202 negara kontestan pasti sudah punya pilihan tentang siapa yang akan mengusung bendera masing-masing besok. Siapapun dia, orang itu pasti spesial karena hanya mereka dari sekitar 10.500 atlet yang datang ke Yunani yang bisa memperoleh kesempatan langka dan terhormat itu. (a2s/)











































