KOI Kesulitan Dapatkan Dana dari Pemerintah untuk Olimpiade

KOI Kesulitan Dapatkan Dana dari Pemerintah untuk Olimpiade

Amalia Dwi Septi - Sport
Rabu, 27 Jun 2012 18:37 WIB
KOI Kesulitan Dapatkan Dana dari Pemerintah untuk Olimpiade
Jakarta - Tim Olimpiade Indonesia masih saja memiliki masalah terkait dana. Anggaran yang dipersiapkan oleh pemerintah sampai saat ini belum juga cair.

Menurut ketua kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2012, Erick Thohir, dana yang dijanjikan oleh pemerintah hingga kini belum turun. Oleh karena itu pihaknya terus berupaya mendapatkan dana dari pihak sponsor.

"Sampai saat ini dana dari pemerintah belum juga cair. Mereka bilang H-5, kalau begitu lebih baik tidak usah saja. Makanya saya terus mencari sponsor untuk membantu kontingen-kontingen Indonesia di Olimpiade," ujarnya di kantor KOI Senayan Jakarta Rabu (27/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setahu saya dana dari pemerintah Rp 26 miliar. Tapi saya tidak tahu bagaimana prosesnya sampai sekarang. Karena dana itu diatur oleh swakelola. Kami harus terus mencari dana bantuan," paparnya.

Salah satu bantuan dana yang baru saja didapatkan KOI yaitu berasal dari PT. Indika Energy. Dana tersebut berupa tiket keberangkatan dan bonus para peraih medali emas di Olimpiade 2012.

"Partisipasi kami untuk mendukung Indonesia berlaga di Olimpiade ini tidak lepas dari komitmen kami untuk membangun bangsa dan negara. Hal ini kami lakukan untuk menciptakan semangat untuk terus maju," timpal Rico Rustombi, Group Chief of Corporate Affair PT. Indika Energy.

"Jumlah dananya berapa? Saya tidak bisa sebutkan. Sekitar 50 persen dana dari kami sudah dipakai. Sisanya kapanpun KOI minta segera dicairkan."

Indonesia mengirimkan 20 atlet di Olimpiade 2012. Ke-20 atlet tersebut berasal dari cabang bulutangkis (9 atlet), angkat besi (6), panahan (1), anggar (1), atletik (1), renang (1), menembak (1).

(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads