Indonesia disebut-sebut masuk nominasi sebagai tuan rumah rumah event tersebut setelah Vietnam mengundurkan diri dan melepas haknya itu karena dibelit persoalan ekonomi.
Setelah Vietnam mundur, OCA hanya punya waktu lima bulan untuk menetapkan siapa yang akan menjadi tuan rumah baru tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Renβcananya kita akan bawa mereka ke Riau, Surabaya, Jakarta, dan Jawa Barat. Ini untuk melihat kecocokan venue."
Dalam kesempatan terpisah, Menpora Roy Suryo menyambut baik soal peluang tersebut sekaligus menyatakan komitmennya untuk memberi dukungan. Apalagi Indonesia (Surabaya) memang ikut bidding untuk Asian Games 2019 sebelum kalah dari Vietnam (Hanoi).
Β "Jadi Insyaallah kita tidak akan menggeser kota (Surabaya)-nya dulu, karena kemungkinan kalau ada perubahan bisa terjadi bidding ulang dan kita (Indonesia) menunggu lagi puluhan tahun, kecuali besok ada pembicaraan lain. Doakan saja," kata Roy melalui pesan singkatnya tadi malam.
Begitu juga soal komitmennya, ia berharap agar siapapun yang akan menjadi Kemenpora kelak, hal itu bisa menjadi tanggung jawab bersama.Β β
"Asian Games adalah event yang sangat besar. Kita terakhir menyelenggarakannya ketika zaman Bung Karno dulu (1962) alias sudah 52 tahun lalu. Sudah saatnya bangsa ini berani menjalankannya. Siapapun Menpora-nya, siapapun Gubernur Jatim-nya dan siapapun Presidennya 2019 besok. Soal komitmen memang menjadi tanggung jawab bersama, bukan pemerintah pusat saja," tambah Roy.
(mcy/a2s)











































