Islamic Solidarity Games 2005
Karate Gagal Raih Medali
Selasa, 12 Apr 2005 11:50 WIB
Jakarta - Sebagai salah satu cabang yang diandalkan bisa merebut medali di Asia Games 2006 nanti, hasil Karate di Islamic Solidarity Games 2005 dianggap mengecewakan. Diungkapkan oleh Pimpinan Proyek program Indonesia Bangkit (IB), Djoko Pramono bahwa Karate yang masuk dalam IB seharusnya bisa berbicara lebih di event Islamic Solidarity yang digelar di Madinah, Arab Saudi tersebut.Namun menyusul kegagalan Mochamad Umar Syarif dalam pertandingan kelas +80kg, Senin (11/4) dari karateka Turki Arba Durka, Karate pun gagal mengantongi medali. Oleh karenanya sesegera mungkin Karate akan dievaluasi."Kegagalan Karateka harus dievaluasi bersama, tidak hanya oleh induk organisasi bersangkutan karena hasil yang dicapai belum sesuai harapan," ujar Djoko yang juga menjabat Ketua bidang pembinaan dan Prestasi KONI Pusat itu. Ditambahkannya evaluasi itu harus cepat diselesaikan agar tidak terjadi kegagalan serupa di SEA Games Filipina, November mendatangBerlainan dengan apa yang disampaikan Djoko Pramono, pimpinan pelatih Karate Ahmad Budu merasa tidak ada kegagalan pada anak didiknya dalam mengikuti multi event Islamic Soliidarity Games itu. Umar Syarif dikatakannya telah berusaha untuk main dengan yang terbaik.Terbukti Umar Syarif berhasil lolos hingga babak ketiga setelah mengalahkan lawan-lawannya di babak pertama Suhai Ahmad dari Syiria dengan angka 6-2 dan Karasis Hanaka dari Malaysia pada babak kedua dengan angka mutlak 8-0.Dan menghadapi lawan dari Turki memang berat karena karateka tersebut adalah juara dunia."Umar memberi perlawanan berarti dan bahkan dua pukulannya yang menyarang pada wajah karateka Turki, Arba Durkai ternyata tidak mendapat hidungan dari wasit. Ini biasa terjadi," jelas Ahmad. Meski demikian bukan berarti Ahmad puas terhadap semua anak didiknya. Karateka yang gagal seperti Bambang Maulidin, Ismail Aswar, Donny Dharmawan, Ricky Syahbana, dan Dennis Ibrahim Sani diakui masih kurang menguasai teknis. Alhasil setelah sesampainya di Indonesia latihan untuk mereka akan ditingkatkan. (erk/)











































